URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polisi dan TNI Bagikan Takjil Gratis di Jalan Raya Fatmawati untuk Pemudik yang Berbuka Puasa. Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Raya Fatmawati, tepatnya di pertigaan Batas Kota Blotongan diberi takjil untuk berbuka puasa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kompak, TNI-POLRI dan Pakarsa Bagi Takjil Bagi Pemudik di Blotongan

Kompak, TNI-POLRI dan Pakarsa Bagi Takjil Bagi Pemudik di Blotongan

Kompak, TNI-POLRI dan Pakarsa Bagi Takjil Bagi Pemudik di Blotongan

Sejumlah anggota LC dari Pakarsa saat membagikan Takjil di Blotongan. Foto Arief Rasika
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sejumlah pengendara sepeda motor kaget saat melintas di Jalan Raya Fatmawati tepatnya di pertigaan Batas Kota Blotongan, selasa 18.4.2023 sore.

Para pengendara motor dari arah Semarang menuju ke Salatiga tersebut tiba-tiba dihentikan oleh petugas kepolisian dan juga TNI. Selidik punya selidik ternyata mereka tidak diperiksa kelengkapan surat-suratnya seperti pada lazimnya rahasia yang dilakukan oleh kepolisian. Mereka justru diberikan takjil untuk berbuka puasa.

Dibawah komando Kapolsek Sidorejo AKP.Tri Widaryanto petugas gabungan langsung membagikan takjil dijalan.

Kepada Rasika FM, Kapolsek Sidorejo Tri Widaryanto mengatakan pemberian takjil ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI Polri dan warga masyarakat dalam membantu para pemudik untuk mempersiapkan buka puasanya, polisi TNI dan masyarakat memberikan bantuan takjil seadanya agar mereka bisa berbuka puasa di jalan

Hhal ini merupakan bentuk kerjasama yang apik antara TNI Polri dan masyarakat dalam rangka melayani warga yang sedang berpuasa” ujar Kapolsek.

Senada dengan Kapolsek Sidorejo, Danramil Bringin Kapten Inf Agung Kartika menyambut positif apa yang dilakukan oleh Pakarsa ini, dimana hal ini bisa dicontoh oleh warga masyarakat lain dalam rangka pelayanan arus mudik.

“Saya sangat bersyukur karena diakhir puasa ini masih ada warga masyarakat yang peduli dengan pengguna jalan dengan membagikan takjil” ujar Danramil Bringin.

Koordinator Pakarsa, David mini one mengatakan, jika ide dan gagasan pemberian takjil ini dilakukan pihaknya semata mata karena ingin berbagi dan membantu pengguna jalan saat berbuka, mengingat jika sebelum berbuka puasa biasanya kondisi warung dan juga tempat makan di wilayah Salatiga dan sekitarnya penuh sesak.

Pihaknya berharap dengan adanya sedikit makanan kecil ini bisa membantu mereka.

Pantauan wartawan pemberian takjil yang dilakukan ini selain melibatkan petugas Pospam Blotongan, TNI Polri juga melibatkan belasan LC dari Sarirejo Salatiga.

– Kapolsek Sidorejo AKP Tri saat diwawancarai Rasika FM
– Suasana pembagian Takjil oleh TNI Polri dan Pakarsa

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved