URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Proyek pembangunan tol Bawen-Jogja terhadap sejumlah fasilitas umum di Kelurahan Bawen, Kabupaten Semarang terdampak pada Kantor Kelurahan Bawen, gedung SDN Bawen 01, lapangan olahraga Bawen, makam punden, dan sumber mata air warga setempat. Rapat musyawarah dilakukan antara Forkopimda Pemkab Semarang dan warga setempat, dan diputuskan bahwa ketiga fasum tersebut akan direlokasi di wilayah yang sama. Bupati Semarang menjelaskan bahwa ada 12 hektar lahan yang terkena imbas proyek tol tersebut, dan sedang dilakukan tinjauan untuk menentukan lokasi relokasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terkena Proyek Tol Bawen-Jogja, SDN Bawen 01 Bakal Direlokasi

Terkena Proyek Tol Bawen-Jogja, SDN Bawen 01 Bakal Direlokasi

Terkena Proyek Tol Bawen-Jogja, SDN Bawen 01 Bakal Direlokasi

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sejumlah fasilitas umum (fasum) di Kelurahan Bawen, Kabupaten Semarang terdampak proyek pembangunan tol Bawen-Jogja. Di antaranya Kantor Kelurahan Bawen, gedung SDN Bawen 01, lapangan olahraga Bawen, makam punden, dan sumber mata air warga setempat.

Berkaitan dengan hal itu, telah dilakukan rapat musyawarah bersama antara Forkopimda Pemkab Semarang dengan warga di Kelurahan Bawen. Hasilnya disepakati bersama bahwa lahan relokasi ketiga fasum tersebut tetap berada di wilayah setempat.

“Pada prinsipnya kami mendukung proyek tersebut. Harapannya proses relokasi SDN Bawen 01 berjalan dengan baik,” ujar Kepala SDN Bawen 01 Sumeri, Kamis (6/7/2023).

Diterangkan Sumeri, saat ini terdapat 184 siswa yang bersekolah di SDN Bawen 01. Dengan demikian Sumeri berharap bahwa nantinya proses pemindahan gedung sekolah tidak menganggu proses pembelajaran siswa.

“Jadi kami harap gedung pengganti bisa selesai dulu dibangun, baru gedung sekolah yang lama bisa dirobohkan. Karena jika tidak seperti itu, anak-anak kami bisa kesulitan belajar,” harapnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, total ada 12 hektar lahan milik Pemkab Semarang yang terkena imbas pembangunan jalan tol tersebut.

“Ini sedang kita lakukan tinjauan untuk lahan pengganti yang sifatnya harus segera dilakukan relokasi, seperti Kantor Kelurahan Bawen karena kaitannya dengan pelayanan. Kemudian SDN Bawen 01, dan lapangan olahraga Bawen,” ungkapnya.

Dikatakan Ngesti, lahan relokasi tetap berada di Kelurahan Bawen. Terdapat beberapa pilihan untuk lokasi relokasi ini khususnya untuk SDN Bawen 01, yakni di lahan milik Pemkab Semarang dekat dengan bekas Perumahan Ayangan Tegalrejo. Sedangkan untuk Kantor Kelurahan Bawen akan direlokasi ke Ngrawan Lor.

“Saat ini masih menunggu proses keabsahan administrasinya. Termasuk total semua aset Pemkab Semarang yang kena (tol), kita juga masih menunggu proses dari tim appraisal,” tandasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga