URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pembangunan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang dimulai pada April 2023 dan selesai pada Maret 2024, kini telah rampung 100% dan difungsionalkan oleh Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR melalui BBPJN Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta. Flyover sepanjang 1.500 meter ini, yang dibangun dengan anggaran pinjaman luar negeri dari World Bank senilai Rp 199 miliar, telah berhasil mengurangi kemacetan di jalan arteri yang menghubungkan Pantura Barat dan Pantura Timur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cantiknya Flyover Madukoro, Ada Wayang, Warak Ngendhog Hingga Ornamen Wave Yang Menyala Di Malam Hari

Cantiknya Flyover Madukoro, Ada Wayang, Warak Ngendhog Hingga Ornamen Wave Yang Menyala Di Malam Hari

Cantiknya Flyover Madukoro, Ada Wayang, Warak Ngendhog Hingga Ornamen Wave Yang Menyala Di Malam Hari

Novi Krisniawati. ST MT PPK 1.6 BBPJN Jateng-DIY
featured-img

RASIKAFM.COM – Pembangunan flyover Madukoro kini sudah seratus persen jadi, pengerjaan flyover tersebut berjalan dua tahun anggaran. Dimulai pada April 2023 hingga rampung dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta
telah memfungsionalkan pada bulan maret 2024 Flyover Madukoro di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kemacetan yang sering terjadi di jalan arteri yang menghubungkan Pantura Barat dan Pantura Timur kini sudah relatif lebih lancar.

Pejabat Pembuat Komitem (PPK) 1.6 Provinsi Jawa Tengah BBPJN Jawa Tengah-D.I. Yogyakarta, Novi Krisniawati, ST MT mengatakan, Flyover Madukoro memiliki panjang 1.500 meter, terdiri dari 220 meter jembatan, 485 meter oprit, dan 795 meter jalan pengarah.

Saat berbincang dengan Radio Rasika di area Flyover, Novi Krisniawati menyampaikan
“Untuk pembiayaan kita menggunakan anggaran pinjaman luar negeri (dana loan) dari World Bank, dan nilainya kurang lebih Rp 199 miliar,” jelas Novi dikutip dari laman Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Rabu (7/8/2024).

Beberapa ornamen dengan unsur kearifan lokal menghiasi area Flyover Madukoro ini, antara lain “Warak Ngendhog” salah satu ikon kota semarang, yang mengandung filosofi kota semarang yang beraneka ragam budaya diantaranya adalah budaya tionghwa,arab dan jawa yang terjaga toleransi dan kerukunannya.

Ornamen ukiran Pandawa lima

Terdapat juga ukiran batu seperti candi yang menempel pada tiang penyangga jalan layang, yaitu Srikandi yang sedang memanah bersama Arjuna, serta ornamen “wave” atau gelombang pada sisi ruas tengah flyover yang mempunyai filosofi masyarakat kota semarang yang toleran. Pada ornamen wave pada malam hari akan menyala oleh lampu saling beriringan seperti air sehingga terlihat sangat menarik.

Kemudian di sisi yang lain terdapat pagar dengan ornamen burung kepodang berhias biji-bijian sebagai makanannya, dengan fiolosofi kota semarang yang memiliki keramahan dan keindahan, lalu pada sisi yang lain pada timbunan terdapat ornamen tokoh pandawa lima ,yang ketika malam hari akan menyala. Selain itu pada sisi flyover terdapat tulisan “Sugeng Rawuh” dihiasi bunga kanthil,bunga khas Jawa tengah akan terlihat ketika melintas dari arah bandara Ahmad Yani Semarang.

Novi Krisniawati menambahkan,”Dibawah flyover terdapat ruang kosong, nanti bisa dimanfaatkan oleh kota apakah mau dibikin fasilitas umum atau mau dibikin taman, nanti kita serahkan ke yang berhak dalam hal ini Pemerintah Kota semarang, diharapkan untuk pemanfaatan taman tidak mengganggu lalu-lintas”, tandasnya. (hrs)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga