URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
130 siswa kelas 5 sampai 6 di SD Plus Tahfizhul Quran (PTQ) ANNIDA Salatiga menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di Agro Wisata Kuncen Polobogo Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

Mbak Google

KABAR RASIKA

Agar Siswa Lebih Mandiri, SD PTQ Annida Salatiga Gelar Persami

Agar Siswa Lebih Mandiri, SD PTQ Annida Salatiga Gelar Persami

Agar Siswa Lebih Mandiri, SD PTQ Annida Salatiga Gelar Persami

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – 130 siswa kelas 5 sampai 6 di SD Plus Tahfizhul Quran (PTQ) ANNIDA Salatiga menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di Agro Wisata Kuncen Polobogo Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, belum lama ini.

Kepala Sekolah SD Plus Tahfizhul Quran (PTQ) ANNIDA, Moh Taijul Mubin S.Pd mengatakan, kegiatan Persami yang digelar bertujuan untuk melatih siswa bisa hidup mandiri dan saling bekerja sama.
“Kami ingin anak-anak bisa punya rasa kepedulian dan kerjasama antar teman. Mereka juga kita ajari hidup mandiri,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan dilokasi, Sabtu (19/11/2022) malam.

Mubin menjelaskan kegiatan Persami ini perdana dilakukan setelah pandemi Covid 19. Para siswa juga sangat antusias serta mendapat dukungan dari orang tua.

Kegiatan Persami ini diawali dengan upacara pembukaan dari sekolah lalu berangkat ke lokasi kemah, dan setiba dilokasi dilanjutkan dengan mendirikan tenda.

“Malam pertama kemah anak anak kegiatan nonton bersama. Untuk dihari pertama masih kegiatan yang ringan – ringan,”jelasnya.

Sedangkan untuk hari Sabtu diisi dengan kegiatan lomba masak dan pada malam hari dilanjutkan jelajah alam dan persiapan menuju lokasi api unggun dan pentas api unggun.

“Harapan kami untuk melatih anak anak agar lebih mandiri dan mengetahui hidup dialam itu seperti ini dan bisa menjaga diri serta bisa menjadi anak yang kreatif,”papar Mubin.

Selain itu juga anak anak bisa belajar memanfaatkan sekelilingnya yang ada, ketika ada sesuatu yang dibutuhkan.

“Dari orang tua juga nantinya ini bisa diterapkan dirumah untuk kemandirianya. Sehingga anak anak apa apa bisa sendiri dan tidak harus menunggu orang tua menyiapkan segala sesuatunya,”pungkasnya.

Pantauan dilokasi, puncaknya Persami ini seluruh siswa mengikuti acara api unggun diisi dengan berbagai penampilan dari masing-masing regu. Setiap kelompok menampilkan yel yel dan bakat seninya.

Setelah malam, semua peserta Persami dan guru pembina istirahat.

Sementara salah satu siswa kelas 6, Avinza Mei Vano mengaku senang bisa mengikuti kegiatan Persami ini.( rief )

 

BACA JUGA :

Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved