KABAR RASIKA

Ribuan Siswa SD-SMP Jaringan JSIT, Akan Ikuti Kemah Ukhuwah Wilayah IX

Ribuan Siswa SD-SMP Jaringan JSIT, Akan Ikuti Kemah Ukhuwah Wilayah IX

Ribuan Siswa SD-SMP Jaringan JSIT, Akan Ikuti Kemah Ukhuwah Wilayah IX

Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) akan menggelar Kemah Ukhuwah Wilayah (Kemwil) IX untuk pramuka penggalang SD dan SMP se-Jawa Tengah yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Acara ini akan berlangsung selama empat hari, dari 14 hingga 17 Oktober 2024, di Bumi Perkemahan Spekta Merbabu, Desa Getasan, Kabupaten Semarang, dengan 2.609 peserta terdaftar.
Foto Arief Rasika
Panitya saat gelar Saat acara Media Gathering, pelaksanaan Kemah Ukhuwah Wilayah (Kemwil) ke IX

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) akan menggelar Kemah Ukhuwah Wilayah (Kemwil) ke IX bagi pramuka penggalang usia SD dan SMP se-Jawa Tengah yang menjadi anggota Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Kegiatan tiga tahunan ini rencana akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Spekta Merbabu yang berlokasi di Dusun Tajuk, Desa Getasan, Kabupaten Semarang selama empat hari, mulai tanggal 14-17 Oktober 2024.

Saat acara Media Gathering, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa hingga penutupan pendaftaran pada 20 September 2024, panitia telah mencatat sebanyak 2.609 peserta, terdiri dari 2.171 siswa dan 438 pendamping.

“Kemwil ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan persahabatan serta persatuan antaranggota pramuka. Selain itu, juga untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa, negara, serta lingkungan sekolah Islam anggota JSIT Indonesia,” ujar Zainal pada Rabu (25/8/2024).

Pada hari pertama, Senin (14/10/2024), peserta akan mengikuti berbagai kompetisi dalam giat prestasi, termasuk Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB), semaphore, morse, panahan, hasta karya, hingga lomba vlog video. Kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kompetitif sekaligus kebersamaan di antara peserta.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada hari kedua, Selasa (15/10/2024), dengan upacara pembukaan resmi di lapangan sepak bola Dusun Pulihan, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, di kaki Gunung Merbabu. Acara ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, Ketua Kwarda Pramuka Jawa Tengah, Slamet Budi Prayitno, beserta Ketua Pinsakoda Pramuka SIT dari beberapa provinsi seperti DIY, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Riau, juga dijadwalkan hadir.

Saat pembukaan, para peserta akan disuguhi penampilan drama kolosal yang menggambarkan pertempuran bersejarah di Ambarawa. Drama ini akan dipersembahkan oleh ratusan siswa dari SMP IT Nurul Islam Tengaran.

Acara juga akan menjadi momen penting dengan agenda pelantikan Pengurus Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) Pramuka SIT Jawa Tengah yang akan dilakukan oleh Ketua Kwarda Pramuka Jawa Tengah, Prof. Slamet Budi Prayitno.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zainal Abidin, saat pemaparan materi

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px