URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan anak-anak berlomba lomba mengambil sampah yang ada di sungai Umbul Senjoyo Kabupaten Semarang, 3.7.22.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ajarkan Kebersihan Sejak Dini, Puluhan Anak Asal Salatiga Bersihkan Aliran Senjoyo

Ajarkan Kebersihan Sejak Dini, Puluhan Anak Asal Salatiga Bersihkan Aliran Senjoyo

Ajarkan Kebersihan Sejak Dini, Puluhan Anak Asal Salatiga Bersihkan Aliran Senjoyo

Sejumlah anak saat bersihkan sampah di senjoyo
Sejumlah anak saat bersihkan sampah di senjoyo
featured-img

Puluhan anak-anak berlomba lomba mengambil sampah yang ada di sungai Umbul Senjoyo Kabupaten Semarang, 3.7.22.

Anak-anak ini terlihat asyik mengambil sampah sambil bermain air dengan teman mereka dan tidak menghiraukan tangan yang kotor karena sampah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Percik yang bekerja sama dengan Sobat Muda Salatiga.
Direktur Percik, Haryani mengatakan kegiatan ini memiliki dua tujuan untuk anak-anak.

“Anak-anak dari beragam komunitas beragama untuk sama-sama saling mengenal,” kata Haryani.

“Memberi pemahaman kepada anak-anak tentang mencintai lingkungan karena banyak sekali persoalan dengan lingkungan pencemaran plastik dan lainnya,” tambahnya.

Menurutnya kegiatan ini untuk mengenalkan kepada anak-anak dalam melestarikan lingkungan terutama sungai.
“Disinilah sebenarnya saat yang paling tepat untuk mengenalkan bagaimana air sungai itu bersih dengan berbagai manfaat,” ujarnya.

Peserta yang ikut dalam kegiatan ini ada seratus orang lebih termasuk dengan pendamping.

“Pesertanya ini dari berbagai komunitas lintas agama yang ada di Kota Salatiga dan luar Kota Salatiga seperti Kabupaten Semarang, Solo dan lainnya,” jelasnya.

Haryani mengaku Kota Salatiga merupakan salah satu kota yang cocok untuk belajar toleransi dalam beragama.

“Kota Salatiga merupakan Kota Toleran dan akan menjadi satu ruang yang paling tepat untuk mengajak komunitas di sekitar Kota Salatiga untuk belajar proses melakukan toleransi dengan praktek,” ungkapnya.

Haryani saat diwawancarai Rasika

Sementara itu, Kepala Desa Tegalwaton, Tri Wuryanto mengaku kegiatan ini merupakan terobosan baru untuk membangkitkan nasionalisme serta keyakinan dalam beragama.

“Selama Umbul Senjoyo daya kelola belum pernah ada kegiatan seperti ini apalagi kegiatan ini mengikutsertakan anak-anak lintas agama,” kata Tri kepada wartawan

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved