URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akan Ada Aksi Demo Tolak Pandemik Covid Di Semarang, Ini Kata Kapolda Jateng

Akan Ada Aksi Demo Tolak Pandemik Covid Di Semarang, Ini Kata Kapolda Jateng

Akan Ada Aksi Demo Tolak Pandemik Covid Di Semarang, Ini Kata Kapolda Jateng

featured-img

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi usai apel gabungan di Lapangan Simpang Lima, Jumat (23/7) malam.

RASIKAFM – Polda Jawa Tengah menegaskan akan menindak tegas oknum-oknum yang akan menggelar demo terkait kondisi pandemic atau tolak PPKM di beberapa daerah termasuk Kota Semarang.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, hal itu dilakukan mengingat masih dalam situasi pandemi dan masih menjalankan PPKM Darurat.

Dia pun meminta kepada masyarakat, khususnya warga Kota Semarang untuk tidak mengikuti demo terkait tolak PPKM yang akan diselenggarakan pada Sabtu (24/7).

Luthfi menjelaskan, ajakan demo tolak PPKM di Semarang itu beredar melalui broadcast online atau grup WhatshApp. Oleh karena itu, Luthfi mengajak masyarakat Kota Semarang untuk menghiraulan ajakan itu.

“Tidak usah menanggapi broadcast terkait adanya demo pada besok Sabtu tanggal (24/7),” kata Luthfi usai apel gabungan di Lapangan Simpang Lima, Jumat (23/7) malam.

Oleh karena itu, Luthfi berharap kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan tidak datang melaksanakan demo lantaran dapat menimbulkan kerumuman yang dapat menimbulkan potensi penyebaran virus Covid-19.

“Saya harap masyarakat tetap stay dirumah. Hal itu bertujuan untuk menjaga prokes diri kita sendiri. Jadi tetap dirumah, besok atau yang lain demo-demo itu tidak ada,” pungkasnya.

Saat ini, kata Luthfi, pihaknya telah melacak oknum yang menyebar provokator ajakan demo itu. Dia akan menindak tegas, oknum-oknum atau provokator yang menyebarkan hoaks terkait PPKM.

“Dari Ditreskrimsus dan Satgas dari awal kita sudah ikuti pola pergerakan masyarakat dam telah melacak oknum yang tidak bertanggungjawab ini. Sebelumnya kita sudah amankan (pelaku) di wilayah Tegal dan Brebes,” tegasnya.

“Pasti akan kita tindak tegas. Kan harus sesuai ketentuan undang undang nomor 9 tahun 1998 dan terkait protokol kesehatan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan