RASIKAFM.COM

๐Ÿ“† [wpdts-date] ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿ•“ [wpdts-time]

Antisipasi PMK, Dispertanikap Kabupaten Semarang Bentuk Tim Respon Cepat

UNGARAN – Adanya temuan 15 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di wilayah Kabupaten Boyolali, membuat Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang segera mengambil langkah- langkah antisipasi.

Hal itu dilakukan karena Kabupaten Semarang berbatasan langsung dengan Kabupaten Boyolali dan sebagian lalu lintas perdagangan hewan ternak di Kabupaten Semarang berasal dari wilayah Kabupaten Boyolali.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu menuturkan pihaknya segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Respon Cepat Pencegahan PMK sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Hal itu sebagai salah satu usaha pencegahan agar PMK pada hewan ternak tidak menyebar di wilayah Kabupaten Semarang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/5/2022).

Dikatakan Wigati, pihaknya akan mengumpulkan seluruh dokter hewan dinas dan UPTD Puskeswan untuk membahas langkah- langkah pencegahan risiko penyebaran PMK pada hewan ternak di wilayah Kabupaten Semarang.

“Hari Kamis (12/5/2022) besok, semua dokter hewan akan kami libatkan dalam pemeriksaan klinis terhadap ternak ruminansia, di pasar hewan Ambarawa,” ujarnya.

Selain upaya tersebut, lanjut Wigati, pihaknya juga menerbitkan surat edaran kewaspadaan terhadap penyebaran PMK dan akan disampaikan hingga ke seluruh wilayah kecamatan dan sentra peternakan.

“Suratnya segera kami distribusikan ke seluruh kecamatan dan sejumlah sentra peternakan ruminansia yang ada di wilayah Kabupaten Semarang,” paparnya.

Ia juga mengimbau, jika masyarakat menjumpai hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dengan gejala klinis PMK agar waspada dan segera melaporkan ke puskeswan terdekat agar dapat ditangani secepatnya. Gejala klinis tersebut seperti demam tinggi (39- 40 ยฐC), air liur berlebih dan berbusa, luka lepuh pada lidah dan mukosa rongga mulut.

“Kemudian pincang dan luka pada kaki yang diakhiri lepas kuku, tidak mau makan, susah berdiri (gemetar) serta nafas yang memburu,” tandasnya. (win)

Tags๐Ÿท๏ธ

Bagikan

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

๐Ÿ“Œ Baca Juga:

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

UpdateLalin 13/05/2022 ๐Ÿ•“10.50

Aktivitas rabas-rabas pohon terpantau dilakukan di Jl. Dr. Wahidin sekitar turunan Tanah Putih Semarang. Memakan sedikit bahu jalan, hati-hati yang melintas.

UpdateLalin 21/04/2022 ๐Ÿ•“06.50

Laporan adanya muatan truk yang tumpah lokasi di depan SPBU Gondang, Cepiring, arah ke Weleri. Muatan truk tumpah imbas kecelakaan, dan bodi truk sudah di

UpdateLalin 15/04/2022 ๐Ÿ•“08.00

Truk terguling lokasi di sekitar pondok Syekh Puji, Bedono, arah Ambarawa. Posisi truk di bahu jalan sedang dilakukan upaya pemindahan muatan oleh rekan truk lainnya.

UpdateLalin 13/04/2022 ๐Ÿ•“14.40

Agenda unjuk rasa dan orasi oleh rekan-rekan Mahasiswa Semarang masih berlangsung hari ini, dengan titik kumpul menuju Jl. Pahlawan Semarang area DPRD dan Gubernuran.

๐Ÿ“ŒKABAR TERBARU

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

๐Ÿ“Œ INFOGRAFIS ๐Ÿ“ธ

UpdateLalin 13/05/2022 ๐Ÿ•“10.50

Aktivitas rabas-rabas pohon terpantau dilakukan di Jl. Dr. Wahidin sekitar turunan Tanah Putih Semarang. Memakan sedikit bahu jalan, hati-hati yang melintas.

UpdateLalin 21/04/2022 ๐Ÿ•“06.50

Laporan adanya muatan truk yang tumpah lokasi di depan SPBU Gondang, Cepiring, arah ke Weleri. Muatan truk tumpah imbas kecelakaan, dan bodi truk sudah di

UpdateLalin 15/04/2022 ๐Ÿ•“08.00

Truk terguling lokasi di sekitar pondok Syekh Puji, Bedono, arah Ambarawa. Posisi truk di bahu jalan sedang dilakukan upaya pemindahan muatan oleh rekan truk lainnya.

UpdateLalin 13/04/2022 ๐Ÿ•“14.40

Agenda unjuk rasa dan orasi oleh rekan-rekan Mahasiswa Semarang masih berlangsung hari ini, dengan titik kumpul menuju Jl. Pahlawan Semarang area DPRD dan Gubernuran.

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR PERISTIWA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“Œ KABAR OLAH RAGA

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒRASIKA FEATURE

๐Ÿ“ŒKABAR POPULER

๐Ÿ“ŒKABAR POPULER

kabar-pln