KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Kondisi mobil pikap yang ringsek usai menabrak pembatas jalan di ruas Jalan Soekarno-Hatta Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (14/7/2025) pagi. Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, jalur utama Semarang–Solo, tepatnya di depan Cimory Dairyland On The Valley, Bergas, Kabupaten Semarang, pada Senin (14/7/2025) pagi.

Sebuah mobil pikap Mitsubishi Colt yang melaju dari arah Semarang menuju Salatiga menabrak median jalan hingga terguling di jalur menuju Bawen. Bagian depan kendaraan ringsek parah, kaca depan pecah, dan ban kanan depan terlepas dari bodi mobil.

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan, terutama karena volume kendaraan meningkat pada jam sibuk pagi hari.

Iwan (34), petugas keamanan di area Cimory, menyebut sopir pikap diduga mengantuk saat mengemudi.

“Informasi dari sopirnya, dia ngantuk, terus banting setir dan akhirnya menabrak pembatas jalan. Sempat juga menyenggol sepeda motor,” jelasnya ditemui di lokasi kejadian.

Diketahui, sopir mengalami luka ringan dan telah menjalani perawatan di ruang kesehatan Cimory. Barang bukti kendaraan telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Ipda Handriani menjelaskan tidak korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Lalu lintas berangsur normal setelah kendaraan kami evakuasi,” ungkapnya.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Semarang dikerahkan untuk membersihkan tumpahan oli dan bahan bakar dari badan jalan. Selama proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas sempat ditutup total. Pembersihan jalan selesai sekitar pukul 08.00 WIB, dan arus lalu lintas di kedua arah kembali lancar. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]