URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan mobil pikap Mitsubishi Colt terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Cimory Dairyland On The Valley, Bergas, Kabupaten Semarang. Kejadian ini menimpa seorang sopir yang sedang melaju dari arah Semarang menuju Salatiga pada Senin pagi, 14 Juli 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Pikap Tabrak Pembatas dan Terguling, Arus Lalu Lintas Ungaran-Bawen Tersendat

Kondisi mobil pikap yang ringsek usai menabrak pembatas jalan di ruas Jalan Soekarno-Hatta Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (14/7/2025) pagi. Foto: IST
Kondisi mobil pikap yang ringsek usai menabrak pembatas jalan di ruas Jalan Soekarno-Hatta Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (14/7/2025) pagi. Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, jalur utama Semarang–Solo, tepatnya di depan Cimory Dairyland On The Valley, Bergas, Kabupaten Semarang, pada Senin (14/7/2025) pagi.

Sebuah mobil pikap Mitsubishi Colt yang melaju dari arah Semarang menuju Salatiga menabrak median jalan hingga terguling di jalur menuju Bawen. Bagian depan kendaraan ringsek parah, kaca depan pecah, dan ban kanan depan terlepas dari bodi mobil.

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan, terutama karena volume kendaraan meningkat pada jam sibuk pagi hari.

Iwan (34), petugas keamanan di area Cimory, menyebut sopir pikap diduga mengantuk saat mengemudi.

“Informasi dari sopirnya, dia ngantuk, terus banting setir dan akhirnya menabrak pembatas jalan. Sempat juga menyenggol sepeda motor,” jelasnya ditemui di lokasi kejadian.

Diketahui, sopir mengalami luka ringan dan telah menjalani perawatan di ruang kesehatan Cimory. Barang bukti kendaraan telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Ipda Handriani menjelaskan tidak korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Lalu lintas berangsur normal setelah kendaraan kami evakuasi,” ungkapnya.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Semarang dikerahkan untuk membersihkan tumpahan oli dan bahan bakar dari badan jalan. Selama proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas sempat ditutup total. Pembersihan jalan selesai sekitar pukul 08.00 WIB, dan arus lalu lintas di kedua arah kembali lancar. (win)

BACA JUGA :

Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah