URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

APBD Kabupaten Semarang 2026 mengalami penurunan signifikan. Pemerintah Kabupaten Semarang bersama seluruh OPD menandatangani pakta integritas di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Senin (5/1/2026), guna memastikan anggaran difokuskan pada infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat, meski dana transfer pusat berkurang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

APBD 2026 Kabupaten Semarang Turun Rp384 Miliar, Pemkab Tetap Maksimalkan untuk Infrastruktur dan Ekonomi

APBD 2026 Kabupaten Semarang Turun Rp384 Miliar, Pemkab Tetap Maksimalkan untuk Infrastruktur dan Ekonomi

APBD 2026 Kabupaten Semarang Turun Rp384 Miliar, Pemkab Tetap Maksimalkan untuk Infrastruktur dan Ekonomi

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama seluruh kepala OPD, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Semarang menandatangani pakta integritas pelaksanaan APBD 2026 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (5/1/2026). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama seluruh kepala OPD, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Semarang menandatangani pakta integritas pelaksanaan APBD 2026 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (5/1/2026). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan cukup signifikan. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan seluruh anggaran yang tersedia harus dimaksimalkan untuk program prioritas, terutama infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan APBD 2026 bersama seluruh kepala OPD, camat, dan kepala desa di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (5/1/2026).

Ngesti mengatakan, penandatanganan pakta integritas menjadi langkah awal memastikan pelaksanaan APBD 2026 berjalan tepat waktu, sesuai aturan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Karena APBD 2026 sudah ditetapkan tepat waktu, maka penyerapan anggaran juga harus tepat waktu dan dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan. Terlebih berkaitan dengan percepatan peningkatan ekonomi masyarakat dan dukungan terhadap program unggulan Presiden maupun Gubernur,” ujarnya.

Ia menegaskan, prioritas pembangunan tahun 2026 tetap difokuskan pada perbaikan infrastruktur, khususnya jalan rusak, penurunan angka stunting, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita tetap prioritaskan infrastruktur karena masih banyak jalan rusak. Selain itu bagaimana menurunkan angka stunting dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa lebih optimal,” tegas Ngesti.

Khusus kepada para kepala desa, Ngesti mengingatkan agar dana desa yang tersedia, meski mengalami penurunan sekitar Rp32 miliar, tetap diarahkan untuk kegiatan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi harus didorong lebih dulu, seperti pemberdayaan ekonomi kerakyatan, program makan bergizi gratis di desa, sektor pertanian dan peternakan, serta infrastruktur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, menjelaskan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp2,40 triliun atau turun Rp384,83 miliar dibanding Perubahan APBD 2025 sebesar Rp2,78 triliun. Penurunan tersebut dipicu berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“APBD 2026 memang mengalami penurunan cukup signifikan karena adanya penurunan dana transfer dari pemerintah pusat,” kata Rudibdo.

Ia merinci, pendapatan daerah pada 2026 sebesar Rp2,32 triliun atau turun Rp283,50 miliar dari tahun sebelumnya. Sementara belanja daerah ditetapkan Rp2,40 triliun, sehingga terdapat defisit anggaran sebesar Rp80,74 miliar.

“Defisit anggaran sebesar Rp80,74 miliar itu akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan dari prediksi Silpa tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dari total belanja daerah tersebut, belanja transfer ke desa mencapai Rp367,51 miliar, turun Rp23,88 miliar dibandingkan Perubahan APBD 2025. Untuk Alokasi Dana Desa (ADD), Pemkab Semarang mengalokasikan Rp112,016 miliar atau 13,24 persen dari Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil.

“Alokasi ADD sudah memenuhi ketentuan peraturan perundangan, karena minimal 10 persen dari DAU dan DBH,” ujar Rudibdo.

Ia menambahkan, penandatanganan pakta integritas di awal tahun diharapkan mendorong seluruh perangkat daerah segera melaksanakan kegiatan prioritas, khususnya percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pengendalian inflasi.

“Ini penting karena akan berpengaruh terhadap pencapaian insentif fiskal Kabupaten Semarang di tahun berjalan 2026,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Survei Kemenhub mencatat Jateng–DIY menjadi tujuan dan jalur transit utama Nataru 2025/2026. Mobilitas dinilai lancar di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama libur Nataru karena dukungan infrastruktur, rest area, dan layanan energi. Kondisi ini tercapai lewat optimalisasi rest area, modular BBM, dan pengaturan lalu lintas.
Ini Dia Layanan Favorit di Rest Area Selama Nataru di Jateng–DIY
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras sepanjang 2025 berkat kinerja Pemkab bersama petani. Capaian ini disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran Timur, Rabu (7/1/2026). Surplus terjadi karena produksi melampaui kebutuhan, meski sempat terkendala hama, diatasi lewat bantuan, inovasi pertanian, dan penguatan petani.
Kabupaten Semarang Surplus Beras 30 Ribu Ton, Pemkab Tetap Genjot Swasembada Pangan 2026
Pemkot Salatiga memperkuat sinergi lintas OPD untuk menurunkan angka kemiskinan melalui penyusunan RKPD 2025–2029. Wakil Wali Kota Nina Agustin bersama Bappeda Salatiga membahas target penurunan kemiskinan saat rapat kerja, menyusul capaian 4,20 persen pada 2025 dan strategi kolaboratif berkelanjutan.
Akhir Tahun 2025, Kemiskinan di Kota Salatiga Turun jadi 4.20 persen
Pemkot Salatiga menegaskan UMK 2026 wajib diterapkan seluruh perusahaan tanpa penangguhan. Penegasan disampaikan Disperinnaker Kota Salatiga kepada 109 perusahaan di Salatiga sejak Januari 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk melindungi hak pekerja, dengan pengawasan ketat bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Tidak Ada Penangguhan, Ratusan Perusahaan di Salatiga Wajib Bayarkan UMK 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia

INFOGRAFIS

TERKINI

Inflasi Jawa Tengah sepanjang 2025 tetap terkendali di bawah nasional. Bank Indonesia dan TPID Jawa Tengah mencatat inflasi terjadi di wilayah Jateng pada Desember 2025 akibat kenaikan pangan dan emas jelang Nataru serta cuaca ekstrem, dengan pengendalian dilakukan lewat penguatan pasokan dan distribusi.
Inflasi Provinsi Jawa Tengah 2025 Terjaga dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Inflasi Jawa Tengah sepanjang 2025 tetap terkendali di bawah nasional. Bank Indonesia dan TPID Jawa Tengah mencatat inflasi terjadi di wilayah Jateng pada Desember 2025 akibat kenaikan pangan dan emas...
Survei Kemenhub mencatat Jateng–DIY menjadi tujuan dan jalur transit utama Nataru 2025/2026. Mobilitas dinilai lancar di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama libur Nataru karena dukungan infrastruktur, rest area, dan layanan energi. Kondisi ini tercapai lewat optimalisasi rest area, modular BBM, dan pengaturan lalu lintas.
Ini Dia Layanan Favorit di Rest Area Selama Nataru di Jateng–DIY
Survei Kemenhub mencatat Jateng–DIY menjadi tujuan dan jalur transit utama Nataru 2025/2026. Mobilitas dinilai lancar di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama libur Nataru karena dukungan infrastruktur, rest...
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras sepanjang 2025 berkat kinerja Pemkab bersama petani. Capaian ini disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran Timur, Rabu (7/1/2026). Surplus terjadi karena produksi melampaui kebutuhan, meski sempat terkendala hama, diatasi lewat bantuan, inovasi pertanian, dan penguatan petani.
Kabupaten Semarang Surplus Beras 30 Ribu Ton, Pemkab Tetap Genjot Swasembada Pangan 2026
Kabupaten Semarang mencatat surplus beras sepanjang 2025 berkat kinerja Pemkab bersama petani. Capaian ini disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran Timur, Rabu (7/1/2026). Surplus terjadi karena produksi...
Pemkot Salatiga memperkuat sinergi lintas OPD untuk menurunkan angka kemiskinan melalui penyusunan RKPD 2025–2029. Wakil Wali Kota Nina Agustin bersama Bappeda Salatiga membahas target penurunan kemiskinan saat rapat kerja, menyusul capaian 4,20 persen pada 2025 dan strategi kolaboratif berkelanjutan.
Akhir Tahun 2025, Kemiskinan di Kota Salatiga Turun jadi 4.20 persen
Pemkot Salatiga memperkuat sinergi lintas OPD untuk menurunkan angka kemiskinan melalui penyusunan RKPD 2025–2029. Wakil Wali Kota Nina Agustin bersama Bappeda Salatiga membahas target penurunan kemiskinan...
Pemkot Salatiga menegaskan UMK 2026 wajib diterapkan seluruh perusahaan tanpa penangguhan. Penegasan disampaikan Disperinnaker Kota Salatiga kepada 109 perusahaan di Salatiga sejak Januari 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk melindungi hak pekerja, dengan pengawasan ketat bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Tidak Ada Penangguhan, Ratusan Perusahaan di Salatiga Wajib Bayarkan UMK 2026
Pemkot Salatiga menegaskan UMK 2026 wajib diterapkan seluruh perusahaan tanpa penangguhan. Penegasan disampaikan Disperinnaker Kota Salatiga kepada 109 perusahaan di Salatiga sejak Januari 2026. Kebijakan...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang–Solo KM 426.400 jalur A, Ungaran Timur, melibatkan Toyota Hi-Ace rombongan takziah Yayasan Marsudirini dan truk crane. Insiden Selasa pagi ini menewaskan satu penumpang dan melukai belasan lainnya, diduga akibat sopir kelelahan, dengan penanganan dilakukan kepolisian dan tim medis.
Laka Maut di Tol Ungaran, Ini Sejumlah Faktanya
Pengisian jabatan Sekda Kabupaten Semarang berakhir dengan pelantikan mengejutkan setelah seleksi panjang. Proses dipimpin BKPSDM bersama pansel di Ungaran, Jumat, untuk menjaring Sekda berkompeten. Seleksi ketat dilakukan guna memastikan lahirnya Sekda inovatif yang siap mendukung kinerja pemerintahan daerah.
Pelantikan Sekda Kabupaten Semarang Penuh Kejutan, Tiga Besar Calon Diundang Tanpa Tahu Hasil Akhir

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved