RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gantikan Wuri, Muthoin Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Salatiga

Gantikan Wuri, Muthoin Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Salatiga

Gantikan Wuri, Muthoin Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Salatiga

Muthoin Sekda Salatiga yang baru berfoto dengan wartawan usai pelantikan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Robby Hernawan resmi melantik Drs. Muthoin MSi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Salatiga pada Selasa (17/3/2026).
Pelantikan berlangsung di ruang Kaloka Setda Kota Salatiga, menandai berakhirnya masa jabatan penjabat sekda yang sebelumnya diemban Muthoin.

Muthoin menggantikan posisi sekda sebelumnya, Wuri Pudjiastuti, yang telah memasuki masa pensiun. Sebelum dilantik secara definitif, Muthoin menjalankan tugas sebagai penjabat sekda sejak ditinggalkannya jabatan tersebut.

Dalam proses seleksi terbuka, dalam tahap akhir, Muthoin bersaing dengan dua kandidat lain, yakni Agung Hendratmiko dan Sidqon Effendy.

Dalam sambutannya, Wali Kota Robby Hernawan menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, objektif, dan kompetitif. Hal tersebut merupakan komitmen pemerintah kota dalam menerapkan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.

“Semangat profesional diharapkan terus diberikan untuk kemajuan Kota Salatiga,” ujar Robby.

Ia menambahkan, peran sekda sangat strategis sebagai koordinator perangkat daerah. Sekda harus mampu menerjemahkan kebijakan kepala daerah, memperkuat koordinasi dan sinergi antarorganisasi perangkat daerah, serta mendorong peningkatan kinerja dan inovasi aparatur.

Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan semakin berat sehingga dibutuhkan kerja keras dan orientasi pada hasil dalam menjalankan pemerintahan.

Sementara itu, Muthoin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas secara maksimal.

“Sekda harus lurus, leres, laras, luas, dan luwes. Jabatan sekda adalah cobaan yang harus bisa dipertanggungjawabkan,” tutupnya.

Sekda Muthoin berikan keterangan pers

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran