URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penyambutan pemudik program mudik gratis dilakukan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (16/3/2026) sore, dengan menyalami peserta yang tiba sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Fasilitasi Mudik Gratis, 150 Perantau Asal Jakarta Tiba di Ungaran

Pemkab Semarang Fasilitasi Mudik Gratis, 150 Perantau Asal Jakarta Tiba di Ungaran

Pemkab Semarang Fasilitasi Mudik Gratis, 150 Perantau Asal Jakarta Tiba di Ungaran

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyalami para pemudik peserta mudik gratis yang difasilitasi Pemkab Semarang setibanya di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (16/3/2026) sore. Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyalami para pemudik peserta mudik gratis yang difasilitasi Pemkab Semarang setibanya di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (16/3/2026) sore. Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Semarang mengantarkan ratusan warganya kembali ke kampung halaman. Sebanyak 150 pemudik tiba di halaman rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran pada Senin (16/3/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menggunakan 3 unit bus.

Setibanya di lokasi, para pemudik disambut langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. Meski terlihat lelah setelah perjalanan panjang, raut wajah para pemudik tampak ceria karena akhirnya bisa kembali ke kampung halaman.

Ngesti menyempatkan diri menyalami hampir seluruh pemudik yang baru turun dari bus. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang serta berharap para pemudik dapat segera bertemu dengan keluarga dalam keadaan sehat.

“Selamat datang kembali di Kabupaten Semarang. Semoga segera dapat bertemu dengan kerabat di kampung halaman dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.

Dijelaskan Ngesti, program mudik gratis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Semarang dalam memberikan pelayanan kepada warganya yang merantau.

“Harapan kami, perjalanan panjang para pemudik dapat berlangsung aman dan nyaman sehingga mereka dapat bersilaturahmi dengan keluarga dalam kondisi sehat dan penuh kebahagiaan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Djoko Nurjanto, melaporkan pemerintah daerah menyediakan tiga unit bus yang dibiayai melalui APBD untuk mengangkut para pemudik dari Jakarta.

“Total ada 85 kepala keluarga atau sekitar 150 orang diberangkatkan dari pelataran TMII Jakarta pada Senin pagi. Setelah menempuh perjalanan darat hampir delapan jam, rombongan tiba di Ungaran pada sore hari,” jelasnya.

Setelah tiba, para pemudik diajak berbuka puasa bersama di rumah dinas Bupati dan menerima bingkisan dari pemerintah daerah. Sebagian besar pemudik berasal dari Kecamatan Suruh dan akan diantar kembali ke wilayah tersebut menggunakan dua bus yang telah disiapkan.

“Rencananya kami juga akan memfasilitasi arus balik para pemudik agar mereka dapat kembali ke perantauan dengan lebih mudah,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved