URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan pekerja PT Vision Land Semarang, yang berlokasi di Lingkungan Gembongan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menggeruduk perusahaan tersebut untuk menuntut hak mereka. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi kain dan pakaian itu dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Semarang pada tanggal 2 November 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apes! Pekerja Belum Sempat Terima Gaji, PT Vision Land Semarang Sudah Dinyatakan Pailit

Apes! Pekerja Belum Sempat Terima Gaji, PT Vision Land Semarang Sudah Dinyatakan Pailit

Apes! Pekerja Belum Sempat Terima Gaji, PT Vision Land Semarang Sudah Dinyatakan Pailit

Ratusan pekerja PT Vision Land Semarang berunjuk rasa menuntut perusahaan memberikan hak gaji karyawan, Senin (13/11/2023). Foto: win
Ratusan pekerja PT Vision Land Semarang berunjuk rasa menuntut perusahaan memberikan hak gaji karyawan, Senin (13/11/2023). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ratusan pekerja PT Vision Land Semarang, yang berlokasi di Lingkungan Gembongan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang menggeruduk perusahaan itu untuk menuntut haknya.

Pasalnya, lebih dari satu bulan pihak perusahaan belum juga memberikan gaji kepada para pekerjanya. Ironisnya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi kain dan pakaian itu dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Semarang pada tanggal 2 November 2023.

Salah satu pekerja yang turut menyuarakan tuntutannya adalah Alsyah Maulida (20). Ia mengaku bekerja di perusahaan itu baru satu bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 6 Oktober 2023. Dengan kondisi ini, ia bingung harus berbuat apa sebab tidak memiliki uang untuk membayar sewa kos bulanan dan kebutuhan sehari-hari.

“Bingung mau buat makan dan lain-lain, padahal orang tua juga butuh,” keluhnya saat ditemui di lokasi, Senin (13/11/2023).

Dikatakan Alsyah, saat awal bekerja ia dijanjikan gaji sebesar Rp2,4 juta dan akan dibayarkan per tanggal 10. Namun, belum sempat menerima gaji pertamanya, perusahaan tempat ia bekerja justru dinyatakan pailit.

“Dapat informasi pailit lewat pesan WhatsApp (WA), sehari sebelum waktu pembayaran gaji,” ujarnya.

Nasib tak jauh berbeda juga dialami Haryuni, salah seorang pekerja PT Vision Land Semarang. Ia mengaku belum menerima gaji sejak dua bulan terakhir. Selain itu pihak perusahaan juga belum melunasi premi BPJS Ketenagakerjaan.

“Lha wong Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran kemarin saja baru dibayarkan 30 persen,” terangnya.

Ia dan ratusan karyawan yang lain juga mengklaim tidak pernah menerima pemberitahuan pailit dari perusahaan. Justru ia mendapatkan informasi itu dari pesan di grup WA.

“Tuntutan kami ya itu, gaji dibayarkan, THR dilunasi. Kalau memang pailit, kami juga minta pesangon,” pungkasnya.

Sebagai informasi, di pintu gerbang PT Vision Land Semarang terpampang sebuah pengumuman menggunakan banner berukuran besar. Di sana tertulis “Pengumuman Putusan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang No.5/PDT.SUS-PKPU/2023/PN.NIAGA.SMG yang dibacakan pada tanggal 2 November 2023, maka PT Vision Land Semarang telah dinyatakan berada dalam keadaan PAILIT dengan segala akibat hukumnya”. (win)

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Dinas Sosial Kabupaten Semarang menyiagakan satu unit mobil tangki air bersih di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, mulai Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan layanan ini diberikan setelah adanya permohonan dari warga RW 3 dan RW 4 Dusun Ngobo, dengan distribusi rutin setiap dua hari sekali sebanyak 10.000 liter air per pengiriman hingga 21 Agustus guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.
Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved