URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi sorotan utama masyarakat, karena melalui itu dapat diketahui hasil sementara perolehan suara para kandidat. Di sejumlah TPS di Kabupaten Semarang, para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terlihat bekerja lembur hingga dini hari bahkan keesokan harinya untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka. Contohnya terjadi di TPS 36, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, di mana proses rekapitulasi pasca pencoblosan baru selesai pada Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aplikasi Sirekap Bermasalah, Petugas KPPS di Ungaran Ini Lembur Hingga 29 Jam

Aplikasi Sirekap Bermasalah, Petugas KPPS di Ungaran Ini Lembur Hingga 29 Jam

Aplikasi Sirekap Bermasalah, Petugas KPPS di Ungaran Ini Lembur Hingga 29 Jam

Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi sorotan utama masyarakat, karena melalui itu dapat diketahui hasil sementara perolehan suara para kandidat. Di sejumlah TPS di Kabupaten Semarang, para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terlihat bekerja lembur hingga dini hari bahkan keesokan harinya untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka. Contohnya terjadi di TPS 36, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, di mana proses rekapitulasi pasca pencoblosan baru selesai pada Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.
Foto: IST
Suasana rekapitulasi penghitungan suara di TPS 36 Desa Kalongan, Ungaran Timur, Rabu (14/2/2024) malam.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi satu hal yang paling ditunggu masyarakat. Pasalnya, melalui itu dapat diketahui hasil sementara perolehan suara para kandidat yang mengikuti kontestasi.

Pantauan di sejumlah TPS di Kabupaten Semarang, para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) rela lembur hingga dini hari bahkan keesokan harinya untuk menyelesaikan tanggungjawabnya.

Seperti yang terjadi di TPS 36, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur. Proses rekapitulasi pasca pencoblosan baru selesai dilakukan pada Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut keterangan Ketua KPPS Bobby Sanjaya, hal yang menjadikan proses penghitungan suara memakan waktu yang cukup lama adalah terdapat kendala saat akan mengunggah hasilnya ke dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Harusnya setelah penghitungan, data diunggah ke Sirekap melalui dokumen berupa foto tapi gagal terus, selalu mental,” kata Bobby saat dikonfirmasi, Kamis (15/2/2024).

Atas hal itu, lanjutnya, plano yang telah diisi oleh petugas tidak dapat dimasukkan ke dalam kotak terlebih dahulu sebelum berhasil mengunggahnya ke aplikasi Sirekap.

“Oleh petugas PPS disarankan untuk mencobanya terus sampai berhasil. Teman-teman KPPS standby di lokasi bablas sampai siang tadi,” sambungnya.

Beruntung para petugas KPPS semuanya dalam kondisi yang baik. Pelaksanaan pencoblosan secara umum juga aman dan kondusif. “Alhamdulillah kami sudah menyiapkan multivitamin, sehingga semuanya dalam kondisi yang sehat,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved