KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Atasi Genangan Banjir, Pemkab Kudus Tambah Mesin Pompa Pengendali Banjir di Jati

Atasi Genangan Banjir, Pemkab Kudus Tambah Mesin Pompa Pengendali Banjir di Jati

Atasi Genangan Banjir, Pemkab Kudus Tambah Mesin Pompa Pengendali Banjir di Jati

Petugas bangunan polder di Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan mesin pompa yang menjadi andalan pengendali banjir di daerah setempat, Kamis (7/1/2021). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

RASIKAFM – Pemerintah Kabupaten Kudus, berencana menambah mesin pompa pengendali banjir di Kecamatan Jati agar debit air yang dibuang ke sungai bertambah sehingga genangan banjir cepat surut.

Pelaksana tugas Bupati Kudus, Hartopo, mengatakan keberadaan dua unit mesin penyedot air di bangunan polder dengan kapasitas 300 liter per detik saat ini belum maksimal dalam membuang air dari daerah pemukiman ke Sungai Wulan. Idealnya ada empat mesin penyedot air genangan banjir. Sementara satu unit mesin pompa yang lebih dahulu ada dengan kapasitas penyedotan air 150-an liter per detik sudah lama tidak bisa dioperasikan karena rusak parah.

Bupati menyiapkan anggaran perbaikan pompa yang rusak berkisar Rp30 jutaan dan akan menambah satu mesin baru agar penanganan banjir bisa maksimal.

Kebutuhan anggaran untuk pengadaan satu unit mesin pompa tersebut, diperkirakan mencapai Rp700 jutaan. Sedangkan penganggarannya baru bisa dianggarkan tahun depan.

Dalam rangka meminimalkan dampak banjir, selain disediakan polder juga tersedia bangunan reservoir yang memiliki daya tampung air mencapai 4.000 meter kubik lebih, sehingga ketika curah hujan tinggi dampak banjir yang sering melanda pemukiman di Kecamatan Jati dan sekitarnya bisa dikurangi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]