URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ina Prihati Nur Islami, atlet renang asal Ambarawa, Kabupaten Semarang berhasil menyumbang satu medali perak dan dua perunggu di cabang olahraga Para Swimming ASEAN Para Games 2022 beberapa waktu lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Atlet Difabel Asal Ambarawa Sumbang Perak dan Perunggu di ASEAN Para Games 2022

Atlet Difabel Asal Ambarawa Sumbang Perak dan Perunggu di ASEAN Para Games 2022

Atlet Difabel Asal Ambarawa Sumbang Perak dan Perunggu di ASEAN Para Games 2022

Ina Prihati Nur Islami menunjukkan medali perak dan perunggu yang diraihnya dalam ajang ASEAN Para Games 2022 cabor Para Swimming. (Foto/IST)
featured-img

UNGARAN – Ina Prihati Nur Islami, atlet renang asal Ambarawa, Kabupaten Semarang berhasil menyumbang satu medali perak dan dua perunggu di cabang olahraga Para Swimming ASEAN Para Games 2022 beberapa waktu lalu.

Ina yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar SMA Negeri 1 Ambarawa meraih perak di kelas 4×100 medley estafet, satu perunggu 50 meter gaya bebas dan satu perunggu 100 meter gaya bebas.

“Persiapannya lebih kurang 10 bulan. Mengatur waktunya lebih mudah karena sekolah masih daring saat itu, jadi bisa fokus latihannya,” ujarnya saat ditemui, Jumat (12/8/2022).

Ina mengaku bahwa sebelumnya ia tak pernah memiliki niat untuk menjadikan olahraga renang yang ia kuasai sebagai ajang dirinya untuk meraih prestasi.

“Dikarenakan ada dukungan penuh dari orang tua angkat saya yang juga dari NPCI Kabupaten Semarang. Semua latihan dan sebagainya menjadikan saya kembali bersemangat untuk terus berusaha, serta doa dan support dari orang-orang terdekat yang sangat berpengaruh dalam serangkaian proses keberhasilan saya,” tuturnya.

Dikatakannya, ajang tersebut merupakan kali pertama ia mengikuti ASEAN Para Games tepatnya di cabang olahraga Para Swimming. Prestasi yang diraihnya tersebut tentunya bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk berjuang dan terus berlatih.

“Jika kita mempunyai cita-cita atau keinginan, jangan pesimis. Kekurangan fisik bukanlah jadi penghalang untuk terus belajar dan berdoa,” pungkasnya.

Sementara Kepala sekolah SMA Negeri 1 Ambarawa, Budi Hartati, menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi usaha keras anak didiknya itu.

“Kami bangga akan prestasi Ina mengharumkan nama Indonesia, kami selalu suport dan Insya Allah kami akan bantu untuk kelanjutan belajar di universitas negeri,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara