KAWAN PEMANDU JALAN

Kasus Curanmor Terungkap, Polres Salatiga Serahkan Kembali Motor Najmudun Berdasarkan Bukti Sah

Najmudun Lubis, warga Kedungjati Grobogan, tampak sumringah saat mengambil sepeda motor kesayangannya yang hilang di awal puasa Ramadan dari Polres Salatiga. Najmudun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Polres Salatiga meski ia tidak melaporkan kehilangan tersebut dan hanya berharap serta berdoa agar motornya kembali.

Najmudun Lubis, warga Kedungjati Grobogan, tampak sumringah saat mengambil sepeda motor kesayangannya yang hilang di awal puasa Ramadan dari Polres Salatiga. Najmudun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Polres Salatiga meski ia tidak melaporkan kehilangan tersebut dan hanya berharap serta berdoa agar motornya kembali.

Duet All New Yaris: Farros dan Reza Siap Maju dalam Pilwalkot Salatiga

eta politik menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga semakin menarik dengan Abdul Fattah Ismail Farros (Mas Farros), putra mantan Wakil Wali Kota Dr. H. Muh Haris, yang mendaftar sebagai calon wali kota ke DPC Partai Gerindra pada Selasa, 25 Juni 2024. Kedatangan Farros diterima oleh Rashad Imam Reza Syach Putra Yuliyanto (Mas Reza), putra mantan Wali Kota Yuliyanto, memunculkan ide duet "All New Yaris" atau "Yaris Reborn", mengulang kisah sukses duet orang tua mereka, Yuliyanto dan Haris, yang memimpin Salatiga selama dua periode (2012-2022).

eta politik menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga semakin menarik dengan Abdul Fattah Ismail Farros (Mas Farros), putra mantan Wakil Wali Kota Dr. H. Muh Haris, yang mendaftar sebagai calon wali kota ke DPC Partai Gerindra pada Selasa, 25 Juni 2024. Kedatangan Farros diterima oleh Rashad Imam Reza Syach Putra Yuliyanto (Mas Reza), putra mantan Wali Kota Yuliyanto, memunculkan ide duet “All New Yaris” atau “Yaris Reborn”, mengulang kisah sukses duet orang tua mereka, Yuliyanto dan Haris, yang memimpin Salatiga selama dua periode (2012-2022).

D’Emmerick Hotel Salatiga Gelar Workshop Lingkungan Pembuatan Sabun bagi Guru PAUD, TK dan PPA

Hotel D'Emmerick Salatiga menggelar workshop bertajuk "Bermain dan Berkreasi untuk Bumi Lebih Hijau" pada 29 Mei 2024, yang dihadiri oleh puluhan pendidik PAUD, TK, dan PPA dari Salatiga dan sekitarnya. Workshop ini mengajarkan pembuatan sabun dari minyak jelantah dan eco enzym dari sampah sayur dan buah, bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga.

Hotel D’Emmerick Salatiga menggelar workshop bertajuk “Bermain dan Berkreasi untuk Bumi Lebih Hijau” pada 29 Mei 2024, yang dihadiri oleh puluhan pendidik PAUD, TK, dan PPA dari Salatiga dan sekitarnya. Workshop ini mengajarkan pembuatan sabun dari minyak jelantah dan eco enzym dari sampah sayur dan buah, bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga.

Didukung Pasukan Emak Emak, Budi Santoso Mengambil Formulir Bacalon Wali Kota Salatiga

Politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Salatiga, Budi Santoso, resmi maju dalam kontestasi Pilwakot Salatiga dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota di DPD PKS Kota Salatiga pada Minggu (2/6/2024) sore. Budi, yang juga seorang kolektor kembang, menjelaskan bahwa keputusannya untuk maju di Pilwakot setelah mempertimbangkan dukungan dan doa istikharah, serta pengalamannya mencalonkan diri dalam Pileg 2024.

Politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Salatiga, Budi Santoso, resmi maju dalam kontestasi Pilwakot Salatiga dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota di DPD PKS Kota Salatiga pada Minggu (2/6/2024) sore. Budi, yang juga seorang kolektor kembang, menjelaskan bahwa keputusannya untuk maju di Pilwakot setelah mempertimbangkan dukungan dan doa istikharah, serta pengalamannya mencalonkan diri dalam Pileg 2024.

Inilah Penampakan Tebo, Sapi Limousin 1,1 Ton Milik Warga Salatiga yang Dilirik Presiden Joko Widodo

Seekor sapi jenis limousine bernama Tebo, berumur 3 tahun dengan tinggi 160 cm dan berat 1,1 ton, dilirik Presiden Joko Widodo sebagai hewan kurban mendatang. Agus Tohirin, pemilik sapi, menyatakan sapi ini sudah ditawar oleh Presiden dan siap dilepas dengan harga Rp 110 juta. Kandang sapi milik Agus berbeda dengan kandang lainnya karena tidak ada lalat, berkat penggunaan suplemen pakan dan aneka herbal yang mendukung pertumbuhan sapi.

Seekor sapi jenis limousine bernama Tebo, berumur 3 tahun dengan tinggi 160 cm dan berat 1,1 ton, dilirik Presiden Joko Widodo sebagai hewan kurban mendatang. Agus Tohirin, pemilik sapi, menyatakan sapi ini sudah ditawar oleh Presiden dan siap dilepas dengan harga Rp 110 juta. Kandang sapi milik Agus berbeda dengan kandang lainnya karena tidak ada lalat, berkat penggunaan suplemen pakan dan aneka herbal yang mendukung pertumbuhan sapi.

Terkait Retribusi PKL Naik 10 Kali Lipat, DPRD Salatiga akan Tinjau Lokasi Hari ini

Komisi B DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, akan meninjau lokasi PKL di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi perdebatan setelah kenaikan retribusi 10 kali lipat, pada Senin (3/6/2024) hari ini, untuk memahami kondisi sebenarnya. Ketua Komisi B, M. Miftah, menyatakan bahwa peninjauan ini bertujuan mencari solusi terbaik dan mengkaji ulang kebijakan yang memberatkan pedagang.

Komisi B DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, akan meninjau lokasi PKL di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi perdebatan setelah kenaikan retribusi 10 kali lipat, pada Senin (3/6/2024) hari ini, untuk memahami kondisi sebenarnya. Ketua Komisi B, M. Miftah, menyatakan bahwa peninjauan ini bertujuan mencari solusi terbaik dan mengkaji ulang kebijakan yang memberatkan pedagang.

Tradisi Iriban, Ratusan Warga Susukan Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

Ratusan warga Dusun Dalaman, Desa Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berpartisipasi dalam tradisi iriban, berebut menangkap ikan di sendang atau Kali Tlogo tanpa alat tangkap. Tradisi yang digelar setahun sekali setelah panen padi pertama ini bertujuan menjaga kebersihan telaga dan sebagai ungkapan syukur atas melimpahnya air dan hasil panen.

Ratusan warga Dusun Dalaman, Desa Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berpartisipasi dalam tradisi iriban, berebut menangkap ikan di sendang atau Kali Tlogo tanpa alat tangkap. Tradisi yang digelar setahun sekali setelah panen padi pertama ini bertujuan menjaga kebersihan telaga dan sebagai ungkapan syukur atas melimpahnya air dan hasil panen.