KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terkait Retribusi PKL Naik 10 Kali Lipat, DPRD Salatiga akan Tinjau Lokasi Hari ini

Terkait Retribusi PKL Naik 10 Kali Lipat, DPRD Salatiga akan Tinjau Lokasi Hari ini

Terkait Retribusi PKL Naik 10 Kali Lipat, DPRD Salatiga akan Tinjau Lokasi Hari ini

Komisi B DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, akan meninjau lokasi PKL di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi perdebatan setelah kenaikan retribusi 10 kali lipat, pada Senin (3/6/2024) hari ini, untuk memahami kondisi sebenarnya. Ketua Komisi B, M. Miftah, menyatakan bahwa peninjauan ini bertujuan mencari solusi terbaik dan mengkaji ulang kebijakan yang memberatkan pedagang.
Foto Arief Rasika
Ketua Komisi B Dprd Salatiga, M. Miftah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi B DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah akan meninjau lokasi PKL yang kini menjadi perdebatan setelah naik 10 kali lipat, senin (3.6.2024) hari ini.

Peninjauan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi riel yang sebenarnya.

“Kita akan tinjau lokasi PKL segera agar dicarikan solusi terbaik. Harapan kami bisa dilakukan kaji ulang karena memang dirasa cukup memberatkan pedagang. Namun demikian kita akan dengarkan penjelasan dari Dinas Perdagangan dulu. Semoga saja ada solusi atas keluhan tersebut,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Salatiga, M. Miftah, jumat (31/5/2024).

Miftah menyatakan, Komisi B DPRD Kota Salatiga akan menindaklanjuti keluhan PKL di kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Dia menilai harus ada kajian mengenai besaran retribusi yang kenaikannya sangat drastis.

“Harusnya bisa dikaji lagi. Sebab sebuah peraturan kan ada acuannya, misalkan sebenarnya kemampuan pedagang layaknya seperti apa. Kami akan minta dinas agar bisa mengukur kemampuan pedagang,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mencari solusi yang tepat, Komisi B DPRD Kota Salatiga juga akan mempertemukan pedagang dengan Dinas Perdagangan. Namun, pertemuan antara pedagang dengan dinas untuk membahas solusi terbaik, akan dijadwalkan setelah klarifikasi.

“Kita lakukan klarifikasi dulu dengan Dinas. Nanti hasilnya seperti apa. Selanjutnya, baru kami undang Dinas dan pedagang untuk berembuk bersama,” katanya saat berada dikantor DPC PKB.

Terpisah Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Kusumo Aji, mengatakan kenaikan tarif retribusi PKL diatur dalam Perda Kota Salatiga Nomor 1 tahun 2024. Menurutnya, kebijakan kenaikan tarif retribusi dari Rp1.400 menjadi Rp15.000 per hari sudah melalui proses dan tahapan yang berlaku.

Selain itu, Aji juga mengeklaim sudah melakukan sosialisasi kepadaPKL terkait kenaikan tarif retribusi itu. “Perda disahkan pada Januari 2024 dan baru diterapkan pada 6 Mei 2024. Retribusi itu berlaku bagi PKL yang berjualan di area pasar baik pada siang maupun malam hari,” terangnya.

Sebelumnya, PKL di Jalan Sudirman Salatiga mengeluh dengan adanya kenaikan tarif retribusi yang mencapai 10 kali lipat lebih, atau dari Rp1.400 menjadi Rp15.000. Kenaikan itu dianggap memberatkan karena tidak secara bertahap. Selain itu, kenaikan tarif tersebut berdasarkan pada Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

M. Miftah saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]