URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
ekolah Dasar (SD) Negeri Sruwen 01 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dilaporkan sepi peminat. Bahkan hingga Sabtu (2/7/2022), baru ada satu pendaftar di sekolah tersebut sejak Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 dibuka pada 13 Juni 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Baru Satu Murid yang Mendaftar, SDN Sruwen 01 Perpanjang Masa PPDB

Baru Satu Murid yang Mendaftar, SDN Sruwen 01 Perpanjang Masa PPDB

Baru Satu Murid yang Mendaftar, SDN Sruwen 01 Perpanjang Masa PPDB

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo. (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Sekolah Dasar (SD) Negeri Sruwen 01 Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dilaporkan sepi peminat. Bahkan hingga Sabtu (2/7/2022), baru ada satu pendaftar di sekolah tersebut sejak Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 dibuka pada 13 Juni 2022.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan masa PPDB di sekolah tersebut diperpanjang.

“Diputuskan bahwa PPDB diperpanjang hingga 11 Juli 2022 atau saat memasuki tahun ajaran baru,” ujarnya di Ungaran, Senin (4/7/2022).

Menurut Katon, ada banyak faktor penyebab kurangnya minat pendaftar di sekolah tersebut. Salah satunya adalah banyak yang belum memenuhi kriteria usia saat mendaftar. Sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021, calon peserta didik baru kelas 1 SD diprioritaskan harus memenuhi usia 7 tahun atau paling rendah 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan.

“Kemungkinan tahun depan, sudah bisa melakukan pendaftaran,” jelas Katon.

Mengenai wacana regrouping SD Negeri Sruwen 01, Katon mengatakan hal itu perlu dikaji lebih lanjut. Sebab, menurutnya yang kekurangan murid hanya kelas 1, sedangkan kelas 2 sampai kelas 6 jumlah muridnya bisa terpenuhi.

“Jadi tidak serta merta bisa dilakukan, dilihat dulu perkembangan dan evaluasinya,” katanya.

Pihaknya berharap, hingga batas akhir masa perpanjangan pada 11 Juli 2022, ada penambahan jumlah pendaftar.

“Paling tidak, ada 10 siswa yang mendaftar di sekolah tersebut,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum