RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Basarnas Semarang Adakan Latihan Rapling

Basarnas Semarang Adakan Latihan Rapling

Basarnas Semarang Adakan Latihan Rapling

Peserta pelatihan sedang berlatih Rapling yang dilaksanakan di Kantor Siaga Basarnas, Jalan Anyar Gondorio, Kecamatan Ngaliyan.

RASIKAFM – Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang mengadakan latihan Rapling terpusat di Kantor Siaga Basarnas, Jalan Anyar Gondorio, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (11/9/2021).

Untuk diketahui, Rapling adalah kegiatan seseorang untuk menuruni ketinggian dengan medan tali kernmatle dari atas tebing. Atau dalam panjat tebing, Repling adalah kegiatan menuruni tali.

Aprilia Dewi Novita, perwakilan Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Semarang mengatakan pelatihan ini diikuti untuk mempersiapkan diri dari resiko yang akan terjadi.

Dalam pelatihannya tersebut, ia harus turun melawan rasa takut dari tower Basarnas sembari menyanyikan lagu naik-naik ke puncak gunung.

“Rasa takut tentu ada tapi saya tarik nafas dalam-dalam biar ga tegang dan rileks,” ujarnya.

Tak hanya April, peserta lainnya juga mengalami hal yang ia rasakan. Para peserta harus melakukan praktik di ketinggian sesuai arahan instruktur.

Meski harus berlatih dengan puluhan potensi SAR yang didominasi pria, April mengaku, hal itu tak jadi masalah. Apalagi dia mengatakan bahwa instruktur tak membedakan perlakuan antara perempuan dan pria.

“Kesulitan latihan di sini tak ada malah bagus untuk kematangan emosi,” jelasnya.

Ia menyebut, ada beberapa materi selama mengikuti pelatihan yang dilakukan selama tiga hari tersebut. Mulai dari keselamatan kerja di ketinggian, pertolongan pertama, tali dan simpul, repling dan lainnya.

Selepas diberikan pelatihan materi dan praktik, peserta juga diuji langsung oleh instruktur yang kompeten.

“Materi bagus untuk menambah wawasan dan bekal ketika bertugas di lapangan,” ungkapnya.

Peserta lain dari Perwakilan Sarda Jateng, Siswanto mengaku, pelatihan tersebut diikuti lantaran untuk meningkatkan skillnya dalam penyelamatan di ketinggian.

Hal itu sejalan dengan tantangan para relawan di lapangan yang harus tangguh di segala medan.

Mengingat baginya kemampuan tersebut pastinya akan bermanfaat semisal saat penanganan pohon tumbang. Dengan kemampuan di ketinggian paling tidak bisa memberi bekal agar tetap safety saat bertugas.

“Seringkali saat menangani pohon tumbang dahan-dahan masih menyangkut di pohon lainnya atau bangunan. Ketika dihadapkan pada situasi tersebut paling tidak saya bisa lebih paham,” bebernya.

Sementara itu, Koordinator instruktur Basarnas Semarang, Budi Purnomo Sari menjelaskan, para potensi SAR  yang dilibatkan pelatihan ini didatangkan dari berbagai unsur baik dari lembaga pemerintah maupun komunitas relawan.

Total ada ratusan potensi SAR berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya dimana mereka berasal dari 27 organisasi SAR.

“Kami latih, didik, transfer ilmu kepada para potensi SAR,” pungkasnya.

Materi yang berikan ke peserta berupa Safety di ketinggian, tali simpul, ascending, descending, lowering, dan belaying.

Output dari pelatihan tersebut peserta bisa berkompeten dan mempunyai bekal ilmu saat melakukan upaya penyelamatan di ketinggian.

“Harapannya ketika terjadi musibah di sekitar mereka dapat beraksi, menganalisa di lapangan sebelum personil Basarnas datang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran