URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Agus Subekti (43) Dusun Kalangan Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang berhasil menggantikan tembakau menjadi daun talas sebagai rokok.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bekti, Petani Muda Asal Kabupaten Semarang Ini Kreasikan Talas Menjadi Tembakau dan Ekspor ke Australia

Bekti, Petani Muda Asal Kabupaten Semarang Ini Kreasikan Talas Menjadi Tembakau dan Ekspor ke Australia

Bekti, Petani Muda Asal Kabupaten Semarang Ini Kreasikan Talas Menjadi Tembakau dan Ekspor ke Australia

Featured Image

RASIKAFM.COM – SALATIGA – Agus Subekti (43) Dusun Kalangan Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang berhasil menggantikan tembakau menjadi daun talas sebagai rokok.
Berawal para pertengahan 2019, Agus mendapatkan informasi bahwa daun talas memiliki berbagai potensi.

Menurutnya ia mendapatkan informasi tersebut dari daerah Pandeglang Jawa Barat.

Agus langsung mengecek ke Pandeglang memang benar ada tanaman yang dimaksud.

Walaupun tanaman tersebut ada, ia tidak langsung ikut program yang ada di daerah Pandeglang.
“Program ini dalam arti program pengembangan pola kemitraannya, lalu kita verifikasi di beberapa titik di Jawa Tengah, Jawa Timur,”

Setelah melakukan beberapa cek verifikasi, Agus mengaku bahwa tanaman tersebut sudah ada dan tidak endemik.

Tanaman talas ini merupakan tanaman yang mudah ditanam dan tidak terlalu riwil dalam pengembangannya serta jenis talas tersebut yakni talas bening.

Agus menyarankan untuk tidak menanam talas di lahan produktif karena ini merupakan hal baru dan belum adanya market yang pasti.

“Kami lalu orientasikan ke lahan-lahan non produktif,” ungkapnya.

Menurutnya, pada tahun itu Agus hanya memiliki peluang dalam jenis rokok.

“Kita kombinasi dengan bahan baku yang ada waktu itu, tahunya baru rokok dan kita coba bikin racikan sendiri ternyata bisa,” ucapnya.

Pada awal pandemi Covid-19, hasil produksinya dikirim ke Australia sebesar empat kontainer besar dan satu kontainer kecil untuk sampel.

Sementara saat ini Agus akan menjual hasil talas tersebut ke salah satu produsen rokok nasional.
Dikatakannya, dengan menjual ke produsen rokok nasional agar para petani talas dapat menikmati hasilnya juga.

“Untuk saat ini kami sedang berkomunikasi dengan pabrik rokok nasional terkait kepastian kuota dan harga,” katanya.

Agus mengungkapkan selain menjadi pengganti tembakau rokok, ia berhasil mengembangkan menjadi teh talas dan shisha.

“Kami juga sedang ada kolaborasi riset dengan perusahaan di Dubai dan Canada terkait teh dan shisha tersebut,” ungkapnya.

Agus menambahkan daun talas pengganti tembakau tersebut dijual dengan harga Rp 20- 26 Ribu per kilogram.

“Saat ini kami menjual ke daerah Jawa Timur, Jawa Tengah lalu kita jual ke teman-teman koperasi,” ujarnya.

Sementara itu hasil kreatifitas ini mendapatkan apreasiasi dari Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo Rabu (9/11/2022). Ganjar melihat dari dekat proses pembuatan tembakau ini di sebuah rumah warga yang dijadikan pusat produksi itu.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan para petani di sini. Kita tahu, sumber daya alam kita yang sangat kaya ini perlu disentuh oleh orang-orang kreatif seperti para pemuda di sini. Ini termasuk bagian dari ekonomi kreatif dan tidak sulit,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Ganjar, kreasi tembakau dari daun talas dari Desa Sukoharjo ini sudah diekspor ke Australia sebanyak empat kali sejak tahun 2020. “Fasilitasi pemerintah daerah dibutuhkan untuk mendampingi mereka.

Kabarnya juga ada pabrik rokok yang berminat. Ini perlu dijaga kualitasnya dan kapasitasnya diharapkan bisa meningkat,” imbuhnya. Selain itu menyinggung mengenai permodalan bagi industri kreatif, Ganjar juga mengatakan, jika permintaan meningkat tentu akan perlu permodalan.

Pemerintah perlu mendampingi para petani ini untuk akses permodalan, di antaranya mempertemukan dengan perbankan. “Ini bagian industri kreatif di level desa. Dugaan saya, mandiri dari desa bisa mendunia. Contohnya di sini ini,” lanjut Ganjar.

BACA JUGA :

Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun kepemimpinan dan program strategis organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Gus Rosyid Ketua Terpilih Konfercab VII GP Ansor Salatiga
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga, Januari 2026, akibat efisiensi anggaran daerah, meski telah diajukan. Pemerintah berencana kembali mengusulkan anggaran tersebut.
Sedih, Insentif Guru Non ASN Kota Salatiga Tidak Dianggarkan
Tes narkoba mendadak digelar Rutan Kelas IIB Salatiga terhadap petugas dan warga binaan di lingkungan rutan, Salatiga, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai deteksi dini pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, dengan hasil seluruh peserta dinyatakan negatif dan komitmen zero halinar terus diperkuat.
Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Tes Urine, Bagaimana Hasilnya?
petani padi
Dispertanikap Kabupaten Semarang Targetkan Tambahan LTT 200 Hektare pada 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun kepemimpinan dan program strategis organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Gus Rosyid Ketua Terpilih Konfercab VII GP Ansor Salatiga
Konferensi Cabang VII GP Ansor Kota Salatiga menetapkan H. Abdul Rosyid sebagai ketua periode 2026–2030. Pemilihan aklamasi digelar oleh PC GP Ansor di Aula Ponpes Al Falah, Sidomukti, Minggu, untuk menyusun...
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat pengendara motor Honda Beat menabrak truk tronton yang berhenti. Korban A.T.V. meninggal di lokasi kejadian dekat Bendosari, Argomulyo, Sabtu malam, akibat truk mogok kehabisan BBM dan jarak pandang terbatas, hingga motor tak sempat menghindar.
Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat pengendara motor Honda Beat menabrak truk tronton yang berhenti. Korban A.T.V. meninggal di lokasi kejadian dekat Bendosari, Argomulyo, Sabtu...
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga, Januari 2026, akibat efisiensi anggaran daerah, meski telah diajukan. Pemerintah berencana kembali mengusulkan anggaran tersebut.
Sedih, Insentif Guru Non ASN Kota Salatiga Tidak Dianggarkan
Dinas Pendidikan Kota Salatiga memastikan tidak ada anggaran insentif kesejahteraan bagi guru non-ASN di Salatiga pada 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Muh Nasiruddin di Salatiga,...
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena cita rasa rempah khas dan menu unik seperti gule goreng yang diolah segar setiap hari.
Warung Gule Mbah Djaeni 1978, Legendaris Kuliner di Salatiga
Warung Makan Gule Mbah Djaeni menjadi kuliner legendaris yang dikelola generasi ketiga keluarga Roni Eka Bastian di gang Jalan Sukowati, Salatiga, sejak 1978. Tetap ramai dikunjungi hingga kini karena...
Musim panen durian Tuntang kembali menarik minat pedagang Ratih Puspitasari dan pembeli dari berbagai daerah di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Januari 2026. Tingginya permintaan terjadi karena cita rasa durian lokal unggulan, meski panen sempat terkendala cuaca, dengan penjualan mencapai ratusan buah per hari.
Dari Petruk Sampai Musang King, Legitnya Durian Tuntang Laris Manis Diserbu Pembeli
Musim panen durian Tuntang kembali menarik minat pedagang Ratih Puspitasari dan pembeli dari berbagai daerah di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Januari 2026. Tingginya permintaan terjadi karena...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang–Solo KM 426.400 jalur A, Ungaran Timur, melibatkan Toyota Hi-Ace rombongan takziah Yayasan Marsudirini dan truk crane. Insiden Selasa pagi ini menewaskan satu penumpang dan melukai belasan lainnya, diduga akibat sopir kelelahan, dengan penanganan dilakukan kepolisian dan tim medis.
Laka Maut di Tol Ungaran, Ini Sejumlah Faktanya
Pemerintah Kota Salatiga mengerjakan sekitar 140 proyek infrastruktur yang ditangani DPUPR dan tersebar di berbagai wilayah kota, dengan target selesai 20 Desember 2025. Sejumlah proyek mengalami keterlambatan akibat faktor teknis, nonteknis, dan administrasi, sehingga dikenai sanksi denda sesuai kontrak meski pengawasan telah dilakukan ketat.
Tingginya Curah Hujan, Sejumlah Proyek Infrastruktur di Salatiga Molor
Kasus pemerasan oleh instruktur fitnes berinisial PH terhadap anak di bawah umur terjadi di Ungaran. Korban dan keluarga melaporkannya ke Satreskrim Polres Semarang pada 18 November 2025. Tindakan didorong ancaman penyebaran video asusila. Polisi menahan tersangka, menyita barang bukti, dan mendalami kasus melalui pemeriksaan forensik.
Instruktur Fitnes di Ungaran Ancam Sebar Video Asusila, Korban Diperas Hingga Ratusan Juta

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved