URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dugaan penipuan berkedok investasi oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) kini meluas ke Salatiga dan menimbulkan korban baru. Dua orang nasabah, masing-masing dari Salatiga dan Demak, resmi melaporkan kerugian ke Polres Salatiga pada Jumat, 23 Mei 2025. Laporan ini muncul setelah para korban tidak dapat mencairkan uang investasi dan keuntungan yang dijanjikan, bahkan komunikasi dengan pemilik koperasi, Nicholas Nyoto Prasetyo, tidak membuahkan hasil.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Menjadi Korban Koperasi BLN Salatiga Akhirnya Lapor Polisi

Diduga Menjadi Korban Koperasi BLN Salatiga Akhirnya Lapor Polisi

Diduga Menjadi Korban Koperasi BLN Salatiga Akhirnya Lapor Polisi

Polres Salatiga saat menerima laporan dua warga yang diduga menjadi korban penipuan investasi Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN), Jumat (23/5/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kasus Penipuan Koperasi BLN Merambah Salatiga, 2 Korban Resmi Lapor ke Polisi. Dugaan kasus penipuan berkedok investasi oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) kini merambah wilayah Salatiga, Jawa Tengah. Dua orang nasabah kini bahkan resmi melaporkan kerugian mereka ke Polres Salatiga pada Jumat (23/5/2025). Mereka mengaku tidak dapat mencairkan uang investasi, tabungan, serta keuntungan yang dijanjikan.

Salah satu korban, RM, mengungkapkan bahwa awalnya tidak tertarik dengan investasi yang ditawarkan Koperasi BLN. Namun, setelah mendapat penjelasan dari temannya, ia tergoda dengan janji profit sebesar 1/12 dari modal setiap bulan.

“Saya mulai investasi pada Januari 2025 dengan modal lebih dari Rp552 juta. Di Februari saya sempat mendapat profit Rp23 juta,” ujar RM di Mapolres Salatiga.

Namun pada Maret 2025, koperasi menginformasikan adanya “overload” sehingga pencairan dana dihentikan sementara. Setelah menunggu tanpa kejelasan, upaya komunikasi dengan pemilik koperasi, Nicholas Nyoto Prasetyo, tidak membuahkan hasil.

“Semua komunikasi dilemparkan ke Nicholas, tapi tidak ada jawaban,” kata RM.

Karena merasa dirugikan, RM bersama satu korban lain melaporkan kasus ini ke Polres Salatiga dengan harapan modal investasi mereka bisa dikembalikan. Polisi Terima Laporan, Kerugian Capai Rp573 Juta

Pelaksana Harian Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo, membenarkan telah menerima laporan dari dua korban. Satu merupakan warga Salatiga, sementara satu lainnya berasal dari Kabupaten Demak, dengan total kerugian sekitar Rp573 juta.

“Kedua korban ini baru bergabung selama dua hingga tiga bulan,” jelas Sutopo.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan Satgas PASTI (Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal) yang dibentuk OJK dan dipimpin Bareskrim Polri.

“Kasus ini akan diklarifikasi lebih lanjut dan kemudian dilimpahkan ke Satgas PASTI,” ujar Sutopo.

Polres juga mengimbau masyarakat Salatiga yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar bisa ditindaklanjuti. Sebelumnya Laporan Serupa Terjadi di Boyolali dan Solo.

Sebelumnya, kasus serupa juga telah dilaporkan oleh 10 warga Boyolali ke Polres setempat pada 14 Mei 2025, dengan kerugian miliaran rupiah. Tidak hanya Boyolali, beberapa laporan juga datang dari Solo. Kasus di Salatiga ini menjadi indikasi meluasnya penipuan berkedok investasi oleh Koperasi BLN di wilayah Jawa Tengah.

Korban saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Sempat Blokade Perbatasan Ungaran-Semarang, Empat Kreak Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditangkap bersama sejumlah barang bukti setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan korban.
Masih Rejeki! Motor Kharis Hilang Dicuri, Namun Akhirnya Bisa Kembali
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Kasus Penganiayaan di Tempat Karaoke Bandungan, Anggota DPRD Temanggung Resmi Ditahan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved