URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penemuan sesosok jenazah di dalam sumur tua di tengah hutan Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menggegerkan warga pada Jumat, 13 Juni 2025. Jenazah pertama kali ditemukan oleh Sunarno (35), warga setempat, saat mencari rumput dan mencium bau menyengat yang sudah tercium sejak dua hari sebelumnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cari Rumput Pakan Ternak, Warga Tuntang Temukan Jenazah dalam Sumur

Cari Rumput Pakan Ternak, Warga Tuntang Temukan Jenazah dalam Sumur

Cari Rumput Pakan Ternak, Warga Tuntang Temukan Jenazah dalam Sumur

Petugas melakukan olah TKP penemuan jenazah di dalam sumur tua di tengah hutan Desa Kalibeji, Tuntang, Jumat (13/6/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas melakukan olah TKP penemuan jenazah di dalam sumur tua di tengah hutan Desa Kalibeji, Tuntang, Jumat (13/6/2025). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sumur tua yang terletak di tengah hutan, Jumat (13/6/2025).

Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh Sunarno (35), warga setempat, saat tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya. Sunarno mengaku mencium bau menyengat sejak dua hari sebelumnya, namun baru memutuskan untuk memeriksa sumber bau setelah merasa curiga.

“Dua hari lalu saya mencium bau aneh, tapi tidak terlalu saya hiraukan. Hari ini saya penasaran dan mengajak beberapa warga serta Pak Kades untuk mengecek. Ternyata benar, ada jenazah di dalam sumur,” ujar Sunarno.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat dan diteruskan ke Polsek Tuntang. Proses evakuasi langsung dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Tuntang, Damkar, BPBD, relawan, dan personel Koramil setempat.

Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani, menuturkan sumur tempat ditemukannya jenazah berada cukup jauh dari permukiman warga. Sumur tersebut dulunya digunakan untuk menyiram tanaman cengkeh saat musim kemarau dan tidak lagi dimanfaatkan oleh warga.

“Lokasinya cukup terpencil dan memang tidak dipakai lagi. Berdasarkan informasi warga, sumur ini tidak pernah digunakan dalam beberapa waktu terakhir,” jelasnya.

Polisi menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah jenazah berhasil diangkat untuk mengetahui identitas dan penyebab kematian korban. (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum