KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jenazah Bayi Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Leyangan Ungaran

Jenazah Bayi Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Leyangan Ungaran

Jenazah Bayi Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Leyangan Ungaran

Jenazah bayi perempuan terbungkus plastik ditemukan warga Leyangan, Ungaran Timur, di area pemakaman setempat, Kamis (8/5/2025) malam. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Dusun Leyangan Krajan, Kelurahan Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan jenazah bayi di area pemakaman umum Secokro pada Kamis (9/5/2025) malam.

Peristiwa menghebohkan ini pertama kali diketahui warga setempat yang tengah berziarah ke makam keluarga mereka sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, saksi melihat seorang pria keluar dari area makam. Tak lama kemudian, mereka mendapati adanya gundukan tanah baru yang mencurigakan di sekitar makam.

“Awalnya tidak curiga, tapi setelah ziarah, warga yang penasaran mencoba mengecek gundukan itu. Saat ditemukan ada kain putih, mereka tidak langsung melapor karena takut,” jelas Kapolsek Ungaran, Kompol Giri Narwantono di lokasi kejadian.

Saksi yang melihat kejadian tersebut menceritakan kepada anggota keluarga yang lain usai pengajian malam Jumat sekitar pukul 19.30 WIB. Bersama keluarga, mereka kembali ke makam dan menggali gundukan sedalam 20 cm.

“Ternyata, di balik tanah tersebut terdapat jenazah bayi yang dibungkus kain putih dan plastik,” sambungnya.

Keduanya kemudian melaporkan temuan itu ke Bhabinkamtibmas, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Ungaran dan Polres Semarang. Personel dari Polsek Ungaran bersama Unit Inafis dan bidan desa segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Jenazah bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan masih dalam usia kandungan 5 hingga 6 bulan,” ungkapnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah bayi telah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk diautopsi. Kasus ini kini ditangani oleh pihak Polres Semarang. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]