KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Semarang, 22 Juli 2026 – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, serta hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin, yang berdialog langsung dengan jajaran Konsulat Jenderal Tiongkok mengenai berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat luas. Dalam pertemuan ini juga turut hadir Rektor Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), Rektor IAI Khozinatul Ulum, Rektor IPMAFA, serta Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Konsulat Jenderal Tiongkok menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), atas dedikasinya dalam menjaga perdamaian, memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur, khususnya dalam membangun perdamaian, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

Dalam kesempatan itu, Gus Rozin juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di bidang pendidikan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan tenaga pengajar Bahasa Mandarin langsung dari Tiongkok untuk mendukung kebutuhan pembelajaran bahasa yang terus meningkat di Indonesia. Selain itu, Gus Rozin mendorong adanya kemudahan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi di Tiongkok melalui program beasiswa, kemudahan pengurusan visa, serta penyelenggaraan program kunjungan bagi kepala sekolah, rektor, dan pengasuh pesantren ke Tiongkok sebagai bagian dari pengembangan jejaring pendidikan.

Menanggapi usulan tersebut, pihak Konsulat Jenderal Tiongkok menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gus Rozin dalam memperkuat kerja sama pendidikan yang selama ini telah terjalin dengan berbagai institusi di Tiongkok. Konsulat menyatakan kesiapannya untuk menyediakan tenaga pengajar Bahasa Mandarin asli dari Tiongkok guna memenuhi tingginya kebutuhan pengajaran bahasa tersebut di Indonesia.

Di bidang keimigrasian, Konsulat Jenderal Tiongkok menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi proses pengurusan visa bagi berbagai program kerja sama. Pihak Konsulat juga membuka ruang koordinasi apabila PWNU Jawa Tengah maupun lembaga pendidikan di bawah naungannya memerlukan dukungan dalam proses tersebut.

Konsulat Jenderal Tiongkok juga mendorong para pimpinan perguruan tinggi, termasuk para rektor, untuk melakukan kunjungan ke Tiongkok guna memperluas jejaring akademik, riset, dan kolaborasi internasional.

Dalam suasana penuh keakraban, pihak Konsulat menyatakan kesediaannya untuk kembali menghadiri berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Tengah maupun perguruan tinggi di Jawa Tengah. Selain itu, mereka juga mengundang Gus Rozin untuk melakukan kunjungan balasan ke Surabaya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Konsulat Jenderal Tiongkok berencana mengundang Gus Rozin kembali dalam agenda resmi yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah sebelum akhir tahun 2026. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]