URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi

Sekda Kota Salatiga, Muthoin memberikan keterangan pers terkait rangkaian HUT Kota Salatiga (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga akhirnya memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk penyelenggaraan Hari Koperasi ke-79, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Tingkat Kota Salatiga Tahun 2026 yang beredar di masyarakat. Keputusan itu diambil setelah muncul pro dan kontra di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan jumpa pers dengan wartawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Muthoin mengatakan, keputusan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Salatiga yang meminta pemerintah lebih mengutamakan aspirasi masyarakat yang merasa keberatan atas adanya surat edaran tersebut.

Menurutnya, arahan itu berangkat dari keteladanan Khalifah Umar bin Khattab yang mengajarkan agar pemimpin tetap memperhatikan warga yang mengalami kesulitan. Diakuinya, surat edaran itu memang ada pro dan kontra.

“Ini adalah yang yang mendasari kami sehingga Kami diperintahkan agar surat edaran tentang penggalangan dan itu harus dihentikan. Ini menjadi komitmen meneladani khalifah Umar bin Khattab. Sehingga, surat edaran yang berkaitan masalah pengumpulan dana yang untuk kegiatan yang sudah ini akan kita tarik,” jelas Muthoin, Kamis (16/7/2026).

Meski surat edaran dihentikan, Muthoin menegaskan, seluruh kontribusi yang telah diterima sebelumnya tetap akan digunakan sesuai peruntukan dan dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik. Pemerintah Kota Salatiga akan menyampaikan laporan mengenai jumlah bantuan yang diterima maupun penggunaannya setelah seluruh rangkaian kegiatan HUT selesai.

“Tetap kami pertanggungjawabkan sebagaimana tahun-tahun yang lalu tetap kita pertanggungjawabkan nanti akan kami sampaikan diterima itu total berapa kemudian digunakan berapa nanti insyaallah setelah rangkaian kegiatan selesai ini akan kami akan kami laporkan dan bisa dilihat publik,” terangnya.

Di sisi lain, pihaknya tetap memberi ruang terbuka bagi masyarakat yang akan yang akan memberikan bantuan, baik dalam bentuk uang maupun barang dan jasa, seperti voucher hotel atau rumah makan. Bantuan tersebut tetap diterima selama bersifat sukarela dan tanpa unsur paksaan.

“Yang akan memberikan bantuan silakan untuk melaporkan, karena apa? Bisa juga ternyata dengan adanya surat edaran itu ada juga yang melaporkan kepada kami yang telepon ada yang surat ada yang WA ada Pak kami tidak bisa berkontribusi dengan uang. Tapi bisa juga voucher untuk belanja di rumah makan saya atau di hotel saya banyak sekali. Sehingga apa? Voucher-voucher dan sebagainya akan kita kembalikan kepada masyarakat,” terangnya.

Di sisi lain, Muthoin mengakui, keputusan menarik surat edaran berdampak pada keterbatasan penyelenggaraan sejumlah kegiatan HUT. Pemerintah Kota tidak dapat mengakomodasi seluruh usulan maupun kegiatan masyarakat karena keterbatasan anggaran.

“Sehingga, kami mohon maaf kami tidak bisa mengakomodir karena keterbatasan anggaran yang tidak bisa kami kami siapkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, hingga kini tidak ada pos anggaran khusus untuk peringatan Hari Jadi Kota Salatiga. Pendanaan kegiatan selama ini berasal dari sejumlah anggaran di organisasi perangkat daerah (OPD) yang disesuaikan dengan rangkaian kegiatan HUT, seperti Dispora, Diskominfo, dan Bagian Umum.

“Kemudian masalah anggaran memang anggaran kami itu anggaran hari jadi itu enggak ada. Anggaran-anggaran yang menyatakan hari jadi enggak ada. Hanya, memang ada kegiatan-kegiatan katakanlah kegiatan di Dispora ada kegiatan yang dipaskan untuk hari jadi. Kemudian, anggaran bagian umum untuk tamu dan sebagainya kita gunakan untuk hari jadi. Sehingga, yang kemudian untuk upacara upacara Diskominfo ini juga ada anggaran untuk upacara tapi kita gunakan hari jadi. Sehingga yang murni anggaran untuk hari jadi itu memang kami enggak ada,” terangnya. (rief)

Muthoin berikan keterangan media

BACA JUGA :

Sebuah counter handphone Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis (6/8/2026). Sejumlah handphone dilaporkan hilang, tiga kamera CCTV ditemukan rusak, dan pemilik toko belum diketahui keberadaannya. Kapolsek Ambarawa, Ririh Widiastuti, menyatakan Satreskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Breaking News! Counter HP di Ambarawa Diduga Dirampok, Pemilik Belum Diketahui Keberadaannya
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Dinas Sosial Kabupaten Semarang menyiagakan satu unit mobil tangki air bersih di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, mulai Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan layanan ini diberikan setelah adanya permohonan dari warga RW 3 dan RW 4 Dusun Ngobo, dengan distribusi rutin setiap dua hari sekali sebanyak 10.000 liter air per pengiriman hingga 21 Agustus guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.
Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali
Organisasi kemanusiaan Sugihan Peduli menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan delapan armada tangki kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Selasa (4/8/2026). Bantuan diberikan sebagai respons atas krisis air bersih akibat musim kemarau yang menurunkan debit sumur dan mata air, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga distribusi berlangsung sampai malam hari.
Ringankan Beban Warga saat Kemarau, Sugihan Peduli Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Dusun Jagir
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved