KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Desa Kemitir Sumowono Dilanda Krisis Air Bersih, Dinsos Kabupaten Semarang Siagakan Mobil Tangki Layani Droping Dua Hari Sekali

Warga Dusun Ngobo, Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono mengantre air bantuan dari Dinsos Kabupaten Semarang menyusul krisis air bersih yang dialami warga setempat, Minggu (2/8/2026). Foto: IST/ Dinsos Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang menyiagakan satu unit mobil tangki air bersih di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, untuk memenuhi kebutuhan air warga yang terdampak kekeringan. Layanan tersebut dilakukan secara rutin menyusul permohonan bantuan dari warga di dua RW yang mengalami krisis air bersih.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, mengatakan permohonan bantuan diajukan melalui surat resmi dari warga RW 3 dan RW 4 Dusun Ngobo, Desa Kemitir.

“Berdasarkan surat tersebut kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang. Karena Dinas Sosial memiliki mobil tangki hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akhirnya diputuskan mobil tersebut digunakan untuk melayani kebutuhan air bersih warga secara rutin,” ujarnya dikonfirmasi di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Istichomah, warga membutuhkan distribusi air secara berkelanjutan sehingga meminta agar mobil tangki dapat disiagakan di lokasi. Permintaan tersebut tidak memungkinkan dipenuhi BPBD karena harus melayani wilayah terdampak lainnya.

“Setelah koordinasi dengan BPBD, akhirnya Dinas Sosial mengambil alih pelayanan di Desa Kemitir, sementara BPBD bisa fokus menangani lokasi lain yang juga membutuhkan bantuan air bersih,” katanya.

Untuk mendukung operasional, Dinsos Kabupaten Semarang mengajukan bantuan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Bantuan yang diterima berupa anggaran operasional sebesar Rp4 juta untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

“Kendaraan, sopir, dan tenaga operasional sepenuhnya dari kami gratis,” ungkapnya.

Istichomah menjelaskan, jadwal droping air telah disusun hingga 21 Agustus 2026 dengan total 12 kali distribusi atau setiap dua hari sekali. Setiap kali distribusi, mobil tangki mengangkut sekitar 10.000 liter air bersih yang diambil dari sumber air di Kemawi.

“Satu mobil kami stand-by-kan di sana. Jadi tinggal turun mengambil air ke sumber, kemudian kembali mendistribusikan kepada masyarakat. Cara ini lebih efektif dibanding harus bolak-balik dari Ungaran,” jelasnya.

Ia berharap curah hujan mulai turun setelah Agustus sehingga kebutuhan bantuan air bersih dapat berkurang. Namun apabila musim kemarau masih berlanjut, warga dapat kembali mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Sosial.

“Kalau nanti ternyata masih belum turun hujan dan masyarakat masih membutuhkan air bersih, mereka bisa mengajukan kembali. Kami akan melihat kondisi dan kemampuan yang ada,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]