KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Proposal hari jadi yang jadi polemik (Foto dok tangkapan layar)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Beredarnya foto proposal permohonan bantuan dana berkop Panitia Pelaksana Kegiatan Peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Apeksi Tingkat Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan publik setelah beredar di kalangan pelaku usaha, dan viral di media sosial.

Proposal bertanggal 4 Juni 2026 tersebut berisi permohonan dukungan dana kepada pihak swasta dan badan usaha untuk mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan yang direncanakan berlangsung di Kota Salatiga.
Dalam dokumen tersebut tercantum tanda tangan Ketua Harian Bayu Joko Mulyono, Bendahara Cansio Xavier Pereira, serta diketahui oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Muthoin.

Berdasarkan isi proposal, panitia merencanakan berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga meliputi kegiatan olahraga, seni budaya, bakti sosial, hingga gelar ekonomi kerakyatan.

Disebutkan pula bahwa Pemerintah Kota Salatiga melalui APBD Tahun 2026 hanya mengalokasikan anggaran untuk kegiatan seremonial. Sementara untuk menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan masih dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta.

Proposal tersebut juga memuat rincian kebutuhan anggaran sebagai lampiran serta mengajak kalangan usaha swasta dan badan usaha untuk berpartisipasi memberikan bantuan.

Pengusaha Pertanyakan Penyebaran Proposal

Beredarnya proposal itu menuai tanggapan dari sejumlah pelaku usaha. Seorang pengusaha berinisial DK mengaku menerima proposal tersebut pada Senin (13/7/2026).

Menurutnya, langkah penyebaran proposal oleh panitia yang berkaitan dengan kegiatan pemerintah daerah terasa janggal, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya pulih.

“Aneh rasanya, dari Pemkot Salatiga menyebar proposal untuk perayaan berbagai acara tersebut. Kalau memang tidak ada anggaran, tidak perlu dipaksakan,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan kurang optimalnya perencanaan anggaran pemerintah daerah.

“Ya menyesalkan, karena ini menunjukkan tidak ada perencanaan keuangan dari pemerintah. Apalagi sekarang kondisi ekonomi sedang tidak baik, malah ada proposal yang cenderung membebani masyarakat,” katanya.

Menurutnya, masyarakat tidak akan mempermasalahkan apabila rangkaian peringatan hari jadi maupun perayaan lainnya dilaksanakan secara sederhana sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Daripada membebani masyarakat, lebih baik apa adanya. Apalagi katanya sekarang ini efisiensi, ini harus dilaksanakan sesuai kondisi di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu beredarnya proposal tersebut juga menjadi pembahasan di berbagai media sosial.

Saat dikonfirmasi terkait penyebaran proposal itu, Ketua Harian Panitia Pelaksana, Bayu Joko Mulyono, mengarahkan agar konfirmasi disampaikan kepada Sekretaris Daerah Kota Salatiga.

“Dengan Pak Sekda nggih, saya hanya membantu,” jawab Bayu melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Salatiga Muthoin, yang namanya tercantum dalam proposal sebagai pihak yang mengetahui dokumen tersebut, hingga berita ini ditulis akhirnya memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan.

Saat rasikafm.com mencoba konfirmasi dengan sekda pada, Muthoin menjawab baru ada rapat. “Yang mana mas, Sebentar saya masih rapat”. Ujar sekda sambil mengirim foto ruangan rapat.

Di lain pihak saat jumpa pers Kamis (16.7.2026) sekda akhirnya menarik proposal yang sudah tersebar.

Sekda Salatiga berikan keterangan media

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]