URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang siswa SD enggan bersekolah karena belum punya seragam baru. Anak tersebut sempat absen hingga seminggu, sebelum akhirnya Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi turun tangan setelah mendapatkan laporan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Belum Punya Seragam Baru, Seorang Siswa SD di Salatiga Enggan Masuk Sekolah

Belum Punya Seragam Baru, Seorang Siswa SD di Salatiga Enggan Masuk Sekolah

Belum Punya Seragam Baru, Seorang Siswa SD di Salatiga Enggan Masuk Sekolah

Pj Walikota Salatiga bersama Kadiknas dan KS SD Sidorejo Lor 1 saat sidak di Sekolah tersebut. Kamis 18 Agustus 2022
Pj Walikota Salatiga bersama Kadiknas dan KS SD Sidorejo Lor 1 saat sidak di Sekolah tersebut. Kamis 18 Agustus 2022
featured-img

Seorang siswa SD enggan bersekolah karena belum punya seragam baru. Anak tersebut sempat absen hingga seminggu, sebelum akhirnya Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi turun tangan setelah mendapatkan laporan.

“Saya mendapat laporan jika ada anak yang tidak mau sekolah karena belum ambil seragam baru,” ujar Sinoeng usai mendatangi SD Sidorejo Lor 1, Kamis (18/8/22) pagi.

Dari informasi, bapak anak tersebut sedang menunggui orang tuanya yang sakit di luar kota. Ia merupakan korban pengurangan pegawai akibat pandemi. Sementara, ibunya bekerja di sebuah laundry.

“Alhamdulillah anak sudah kembali bersekolah dengan seragam baru. Dan pastinya dari pihak sekolah tidak ada pungutan membeli seragam,” tegas Sinoeng.

Menurutnya, permasalahan mencuat karena kesalahpahaman. Awalnya paguyuban siswa yang sepakat membeli seragam. Namun karena belum sempat mengambil, sang anak sempat ditanya Wali murid lain mengapa belum berseragam baru. Hal itu akhirnya menjadikan anak enggan bersekolah.

Sinoeng menyempatkan diri ke kelas anak tersebut. Semua sudah memakai seragam yang sama. Sinoeng memberikan motivasi agar semua anak tidak minder dan terus semangat belajar. Dia juga menemui ibu anak tersebut dan secara pribadi memberikan tali asih.

Sinoeng Rachmadi saat diwawancarai Rasika FM

Sementara itu, LPA Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada langkah sigap Pj Wali Kota Salatiga. Tindakan Sinoeng merupakan langkah memastikan anak tetap mendapatkan haknya, yakni pendidikan.

“Yang kami harapkan memang seperti ini. Pejabat tanggap akan hak anak dan memastikan semua anak mendapatkan haknya. Kami angkat topi dengan kesigapan Pj Wali Kota,” tutur Dhinar Sasongoo, Sekretaris LPA Jawa Tengah.

BACA JUGA :

Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved