URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perum Bulog berperan aktif dalam menekan inflasi dan memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini, yang dijelaskan oleh Sopran Kenedi, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, bertujuan untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan serta pemberdayaan UMKM, dengan memberikan bantuan kepada 33 pelaku UMKM di 18 kecamatan di Kabupaten Semarang, masing-masing menerima modal Rp5 juta berupa produk pangan Bulog, rak pajang, dan spanduk RPK.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berdayakan UMKM dan Tekan Inflasi, Bulog Salurkan Bantuan Rumah Pangan Kita

Berdayakan UMKM dan Tekan Inflasi, Bulog Salurkan Bantuan Rumah Pangan Kita

Berdayakan UMKM dan Tekan Inflasi, Bulog Salurkan Bantuan Rumah Pangan Kita

Pengunjung melihat produk pangan Bulog yang disusun di outlet RPK bantuan program TJSL berupa Bulog Peduli UMKM di pendopo rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (8/8/2024). Foto: win
Pengunjung melihat produk pangan Bulog yang disusun di outlet RPK bantuan program TJSL berupa Bulog Peduli UMKM di pendopo rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (8/8/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Perum Bulog turut berperan serta dalam menekan laju inflasi sekaligus memberdayakan UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Dalam program tersebut, pelaku UMKM diberikan bantuan berupa modal untuk pendirian Rumah Pangan Kita (RPK).

Nantinya RPK akan dijadikan sebagai outlet binaan dan jaringan penjualan komoditas produk pangan Bulog dengan harapan dapat aktif repeat order produk Bulog serta bisa tumbuh berkembang menjadi RPK aktif dan mandiri.

Dijelaskan oleh Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah Sopran Kenedi, ini sebagai bentuk kepedulian untuk upaya stabilisasi harga dan pasokan pangan serta pemberdayaan UMKM.

“Alhamdulillah se-Indonesia yang disetujui hanya Jawa Tengah dan NTB, jadi ini termasuk anugerah yang luar biasa,” kata Sopran ditemui di sela acara penyerahan bantuan TJSL program Bulog Peduli UMKM di pendopo rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (8/8/2024).

Bantuan RPK kali ini, lanjutnya, diberikan kepada 33 pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Semarang. Setiap penerima bantuan akan mendapatkan modal pendirian RPK baru senilai Rp5 juta berupa produk pangan Bulog, rak pajang, dan spanduk RPK.

“Kami ingin outlet binaan Bulog di Kabupaten Semarang ini menjadi ujung tombak pasokan pangan bagi rumah tangga. Mudah-mudahan bisa berkembang menjadi percontohan daerah lain,” terangnya.

Fokus RPK ini, kata Sopran, sebagian besar adalah pada penyediaan beras medium dan premium. Dengan adanya stok beras yang banyak, maka kebutuhan masyarakat lebih terjamin.

“Kita antar ke wilayah terdekat. Stabilitas harga tetap terjaga, tidak memberikan andil inflasi,” bebernya.

Terkait mekanisme operasional RPK ini, Bulog mengadakan pembinaan dengan menggandeng pemerintah daerah. Misalnya dengan pengadaan pasar murah supaya kehadiran mereka diketahui masyarakat.

“Nanti kita juga akan berikan edukasi bagaimana mengelola tata keuangan yang baik dan display produk yang menarik,” tuturnya.

Sementara Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto mengapresiasi program Bulog ini. Menurutnya, RPK dapat membantu menekan lonjakan harga yang memicu inflasi daerah.

“Penyediaan stok pangan oleh Bulog diharapkan mampu menekan harga kulakan. Dengan demikian, harga jual menjadi terkendali dan daya beli masyarakat menjadi naik,” paparnya.

Masih diterangkan oleh Djarot, saat ini terdapat tidak kurang dari 60 ribu UMKM di Kabupaten Semarang. Itu artinya bisa memegang kendali perdagangan di Bumi Serasi. Jika seluruh UMKM bisa dirangkul melalui program RPK ini, maka laju inflasi bisa dikendalikan.

“Kami menunggu penyaluran program ini selanjutnya. Prinsipnya kami siap membantu memenuhi persyaratan yang diperlukan oleh UMKM seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan NPWP,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Desa Kranggan di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen karena berhasil mengembangkan potensi desa melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan BUMDes. Saat menghadiri Festival Pande Besi dan Opor Bebek, Jumat (26/6), Taj Yasin meminta seluruh OPD menjadikan desa tersebut sebagai rujukan Program Desa Dampingan guna mempercepat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Taj Yasin Minta OPD Jateng Tiru Desa Kranggan, Model Pengembangan Desa yang Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Semarang Business Matching 2026 yang digelar di Hotel MG Setos Semarang pada Rabu (24/6/2026) mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah untuk membangun kerja sama bisnis. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat jaringan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Pertemukan Seller dan Buyer, Business Matching Dorong Wisata Jateng Melesat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan...
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran setelah dibantu seorang tukang ojek dan diamankan di Polsek Ungaran. Kepolisian kemudian berkoordinasi hingga korban kembali bertemu keluarganya serta mengimbau wisatawan lebih waspada saat bepergian bersama lansia dan anak-anak.
Hilang Saat Wisata di Celosia, Seorang Kakek Ditemukan Tukang Ojek di Alun-alun Lama Ungaran
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran...
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan tidak akan memutus kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu maupun penuh waktu meski belanja pegawai telah mencapai 34,4 persen APBD....
Ketiadaan layanan transportasi dan rute ekstrem pedesaan membutuhkan waktu dan energi sebelum memasuki ruang kelas
Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?
Akademisi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai layanan transportasi yang aman, terjangkau, dan merata menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia,...
Muat Lebih

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?