URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo

Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo

Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo

Warga serbu Pasar Murah (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Kota Salatiga di kawasan Kridanggo diserbu ratusan warga, Senin (15.6.2026).

Pantauan media sejak pagi, warga yang didominasi ibu rumah tangga memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran.

Berbagai komoditas dijual dalam kegiatan tersebut. Beras kemasan 5 kilogram dibanderol Rp57 ribu, minyak goreng Rp15 ribu per liter, cabai dan bawang merah masing-masing Rp10 ribu, serta bawang putih Rp6 ribu.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Bahkan stok beras yang disediakan cepat habis. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Sumini, mengatakan kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan pasokan beras dari Bulog sebanyak 500 kilogram atau setengah ton.

“Dalam waktu sekitar 20 menit, beras sudah habis dibeli masyarakat,” ujarnya.

Tingginya minat warga membuat sejumlah pembeli berharap bisa membeli lebih dari satu item. Namun panitia membatasi pembelian agar seluruh warga mendapat kesempatan yang sama.

“Ada warga yang bertanya apakah boleh membeli minyak goreng lebih dari satu. Kami batasi satu orang hanya bisa membeli masing-masing satu item barang supaya merata,” jelas Sumini.

Menurutnya, operasi pasar akan terus digelar di sejumlah titik lain di Kota Salatiga. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga kebutuhan pokok yang belakangan mengalami lonjakan di pasaran.

Selain penjualan sembako murah, kegiatan juga dirangkai dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Kalicacing. Namun, minat warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan tersebut tidak sebesar antusiasme mereka saat mengantre membeli kebutuhan pokok.

“Yang paling banyak tetap warga yang mengantre sembako. Untuk cek kesehatan ada, tetapi peminatnya tidak sebanyak pembeli,” tutup Sumini.

BACA JUGA :

Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved