URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BNI bekerja sama dengan operator ojek online lokal Salatiga, Jegboy, untuk menjalankan transaksi pembayaran digital menggunakan QRIS. Transaksi ini dilakukan dalam bentuk digital menggunakan aplikasi QRIS yang bisa diunduh di gawai. Peluncuran kerjasama ini dilakukan di Balai Kota Salatiga dan dihadiri oleh Sekda Salatiga, Ketua DPRD Salatiga, dan owner Jegboy.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berikan Kemudahan Pelanggan, Jeggboy Salatiga Lakukan Transaksi Digital QRIS

Berikan Kemudahan Pelanggan, Jeggboy Salatiga Lakukan Transaksi Digital QRIS

Berikan Kemudahan Pelanggan, Jeggboy Salatiga Lakukan Transaksi Digital QRIS

Foto Arief Rasika
Sekda Salatiga Wuri Pujiastuti, secara simbolis memberikan kartu Qris kepada perwakilan Jeggboy dan Girl Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - BNI kerjasama dengan operator ojek online lokal Salatiga Jeggboy kini jalankan transaksi pembayaran digital, Qris.

Transaksi ini nantinya dalam bentuk digital yang menggunakan telepon pintar atau gawai.

Peluncuran kerjasama ini dilakukan di Balai Kota Salatiga, belum lama ini.
Dalam lounching kerjasama tersebut nampak hadir Sekda Salatiga Wuri Pujiastuti, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, dan owner Jeggboy Sahono.

I Gusti Nyoman Darma Putra perwakilan BNI mengatakan, pihaknya tertarik kerjasama pembayaran digital ini, karena untuk memudahkan transaksi keuangan.

Transaksi ini dilakukan dalam aplikasi yang bisa diunduh di gawai yakni QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Yakni, standar QR Code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

“Jegboy ini berisi anak-anak muda yang kreatif sehingga perlu kita dukung,” katanya.

Menurut I Gusti Nyoman, Jegboy ini operator ojek online yang berbeda dibanding yang lain.

Yakni mengusung kearifan lokal untuk mendorong kemajuan pasar tradisional.

Operator ojek ini tidak hanya mengantarkan manusia, tetapi bisa juga diorder untuk belanja di pasar tradisional.

Dalam transaksi pembayarannya nanti tidak menggunakan uang tunai melainkan dalam bentuk digital.

“Tetapi kami bukan sebatas kerjasama dalam bertransaksi keuangan,Melainkan ikut membantu perkembangan kota salatiga. Di antaranya perkembangan pariwisata,” ungkapnya.

Sekda Salatiga Wuri Pujiastuti, Pemkot Salatiga akan mendukung perkembangan operator ojek online lokal, Jegboy.

Terlebih ojek ini turut memajukan pasar tradisioal dengan melayani pelanggan untuk memebliakan belanja bahan pokok di pasar radisional.

Inisiator Jeggboy Sahono mengatakan, operator Jegboy ini ini berdiri sejak tujuh tahun lalu.

Saat ini memiliki 200 lebih pengemudi ojek baik pria maupun wanita yang aktif, dengan pendapatan minimal setara UMK, lebaih dari 1.000 transaksi .

“Kami menyambut baik adanya kerja sama transaksi digital dari BNI ini, apalagi sampai saat ini transaksi yang terjadi baru 30 persen yang digital, Selebihnya menggunakan uang tunai,” kata Sahono.

Owner Jeggboy Sahono saat paparan didepan Sekda dan ketua DPRD Salatiga

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara