URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Polrestabes Semarang melakukan pengecekan di sejumlah masjid untuk mencegah penipuan QRIS di kotak amal setelah adanya kasus serupa di Jakarta. Kasatbinmas Polrestabes Semarang mengimbau kepada seluruh masyarakat di tempat ibadah untuk memeriksa secara rutin QRIS di tempat ibadahnya masing-masing.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menghindari Penipuan QRIS di Masjid, Polrestabes Semarang Ajak Masyarakat Perhatikan Nama QRIS pada Kotak Amal

Menghindari Penipuan QRIS di Masjid, Polrestabes Semarang Ajak Masyarakat Perhatikan Nama QRIS pada Kotak Amal

Menghindari Penipuan QRIS di Masjid, Polrestabes Semarang Ajak Masyarakat Perhatikan Nama QRIS pada Kotak Amal

Kasatbinmas Polrestabes Semarang, Kompol Christian Lebang saat melakukan pengecekan stiker QRIS yang tertempel di kotak amal masjid, Selasa (11/4/2023).

Foto:/IST

Kasatbinmas Polrestabes Semarang, Kompol Christian Lebang saat melakukan pengecekan stiker QRIS yang tertempel di kotak amal masjid, Selasa (11/4/2023).
Featured Image

Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan di beberapa masjid untuk mencegah penipuan dengan modus mengganti QRIS di kotak amal. Tindakan ini dilakukan setelah terdapat laporan tentang seorang pria yang mengganti stiker QRIS di sebuah masjid di Jakarta.

Dalam rangka mencegah terjadinya kejadian serupa di Kota Semarang, Kepala Satuan Binmas Polrestabes Semarang, Kompol Cristian Lebang mengimbau seluruh masyarakat yang berada di tempat ibadah untuk secara rutin memeriksa QRIS yang terdapat di tempat ibadah mereka masing-masing.

Lebang mengingatkan bahwa niat baik masyarakat untuk berdonasi jangan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang dapat merugikan banyak orang. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan di Masjid Baiturahman dan Masjid Kauman di Kota Semarang, serta melakukan pengecekan terhadap puluhan titik QRIS yang bekerja sama dengan berbagai bank. Namun, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tindakan melanggar hukum.

Lebih lanjut, Lebang mengimbau agar masyarakat memperhatikan proses donasi melalui QRIS di kotak amal untuk menghindari kesalahan dalam berdonasi dan mencegah tindakan kejahatan. Ia menyarankan agar masyarakat memeriksa nama QRIS sebelum melakukan donasi.

Sementara itu, Sekretariat Masjid Baiturahman Kota Semarang, Ahmad Junianto menyatakan bahwa terdapat sekitar 5 hingga 10 kotak yang ditempeli QRIS kotak besar maupun yang keliling antar jemaah yang berjumlah 50 kotak di Masjid Baiturahman. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap stiker QRIS yang tertempel di kotak amal setiap hari dan hingga saat ini belum menemukan tindakan melanggar hukum.

Junianto juga menambahkan bahwa Masjid Baiturahman memiliki jemaah yang cukup banyak yang berdonasi melalui QRIS dan karenanya pihaknya akan terus melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap stiker QRIS di kotak amal. Pada tahun 2019, Masjid Baiturahman menjadi masjid dengan jumlah jemaah terbanyak di Indonesia yang berdonasi melalui QRIS.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved