URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bondan Marutohening kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang untuk periode 2024-2029 bersama dua pimpinan dewan lainnya, Umar Sujadi dari PKB dan Suyadi dari Partai NasDem, sebagaimana diumumkan dalam Rapat Paripurna pada Sabtu, 28 September 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bondan Marutohening Kembali Jabat Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Satu Kursi Pimwan Masih Kosong

Bondan Marutohening Kembali Jabat Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Satu Kursi Pimwan Masih Kosong

Bondan Marutohening Kembali Jabat Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Satu Kursi Pimwan Masih Kosong

DPRD Kabupaten Semarang menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengumuman dan Penetapan Pimpinan DPRD periode 2024-2029, Sabtu (28/9/2024). Foto: win
DPRD Kabupaten Semarang menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengumuman dan Penetapan Pimpinan DPRD periode 2024-2029, Sabtu (28/9/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bondan Marutohening kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang. Politisi PDIP ini mengemban tampuk kepemimpinan legislatif Kabupaten Semarang bersama dua pimpinan dewan (pimwan) lainnya untuk periode 2024-2029.

Sesuai hasil Rapat Paripurna dengan agenda Pengumuman dan Penetapan Pimpinan DPRD periode 2024-2029 yang dilaksanakan pada Sabtu (28/9/2024) siang, nama-nama terpilih yang duduk mendampingi Bondan di kursi pimwan adalah Umar Sujadi Wakil Ketua DPRD dari PKB, dan Suyadi dari Partai NasDem. Nama Wakil Ketua DPRD yang seharusnya tiga orang, kurang satu orang yakni dari PPP.

Bondan Menerangkan, dari hasil konsultasi dengan berbagai pihak terkait, pengumuman pimpinan DPRD tidak perlu menunggu usulan dari partai politik lengkap. Oleh karena itu, hari ini pihaknya hanya mengumumkan tiga nama yang sudah masuk, yakni dari PDI Perjuangan, PKB, dan Nasdem.

“Sebenarnya dari DPP PPP sudah memberi tembusan surat ke Sekwan DPRD Kabupaten Semarang, tapi belum ada surat pengantar dari DPC PPP Kabupaten Semarang, sehingga belum bisa diumumkan,” kata Bondan.

Dijelaskannya, meski PPP belum memasukan nama untuk pimpinan DPRD, tidak akan menganggu kinerja DPRD Kabupaten Semarang.

“Sebetulnya kami berharap segera dilantik, kemudian membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) sebagai dasar untuk melaksanakan tugas. Ini karena agenda yang belum selesai, seperti RAPBD 2025 dan usulan dari eksekutif seperti ruislag tanah dan fungsi pengawasan,” ujarnya.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Semarang dari PPP, Fatkhurrahman mengatakan, belum adanya pengumuman nama pimpinan karena belum ada surat dari DPC PPP Kabupaten Semarang.

“Belum ada surat, tinggal menunggu persetujuan dari DPC PPP, itu yang dibutuhkan untuk pengesahan,” ungkapnya. (win)

BACA JUGA :

Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta