[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Category: Hallo TNI

Panglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Foto:/IST) RASIKAFM – Panglima TNI Marsekal...
Ringankan Beban Warga Saat PPKM Darurat, Polres Dan Kodim Salatiga Bagikan Sembako
Warga terdampak pandemi menerima bantuan sembako dari Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat dan Dandim Letkol Inf Loka Jaya Sembada di Pendapa Polres. RASIKAFM – Guna ringankan beban warga saat Pandemi...
Panglima TNI dan Kapolri: Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Akan Kami Bantu
Kunjungi Semarang, Panglima TNI dan Kapolri Ungkap 2 Strategi Hadapi Covid-19 (Foto Humas Polri) RASIKAFM – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Laksanakan...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting