KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Ketua PKP Suyana HP, siap kawal pilkades serentak dikabupaten Semarang

Lembaga Pencegahan Korupsi dan Pungli (PKP) Jawa Tengah DIY siap melakukan pengawalan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Semarang, yang akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2022 mendatang.

Kepada Rasika FM, Ketua PKP Suyana HP menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya Pilkades di Kabupaten Semarang, yang akan diikuti 24 desa.

“Pemantauan Pilkades perlu dilakukan. Terutama pencegahan adanya politik uang,”katanya saat ditemui sejumlah wartawan, Jumat (14/10/2022) petang.

Menurut Yana, pihaknya menyorot soal adanya dugaan praktek politik uang, karena jika dibiarkan bisa menghasilkan manajemen pemerintahan yang korup.

Suyana menyebut, paradigma money politik itu seharunya pemerintah daerah mulai mengurangi. Karena money politik itu tidak akan pernah hilang, dan kenyataanya itu yang terjadi.

Intinya jika kepala desa terpilih tanpa adanya politik uang, maka saat menjabatpun akan amanah. Berbeda dengan kades yang menggunakan money politik.

“Jika tidak ada politik uang, kades terpilih kerjanya bagus dan tidak “golek balen”, mencari kembalian modal saat mencalonkan diri,”tandas Suyana.

Ditambahkan Suyana, keterlibatan uang untuk memenangkan kekuasaan politik dalam pilkades tentuanya akan memberikan banyak dampak negatif.

“Politik uang dapat merusak paradigma bangsa. Maka ia berharap masyarakat jika memilih calon pemimpin harus sesuai hati, jangan karena mendapat uang,”terang Suyana.

PKP sebagaimana tupoksinya siap melakukan pengawasan serta turut menjaga kondusifitas masyarakat.

Suyana HP saat diwawancarai media

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis