KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Cegah Praktek Politik Uang, PKP Siap Kawal Pilkades Serentak 30 Oktober Mendatang

Ketua PKP Suyana HP, siap kawal pilkades serentak dikabupaten Semarang

Lembaga Pencegahan Korupsi dan Pungli (PKP) Jawa Tengah DIY siap melakukan pengawalan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Semarang, yang akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2022 mendatang.

Kepada Rasika FM, Ketua PKP Suyana HP menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya Pilkades di Kabupaten Semarang, yang akan diikuti 24 desa.

“Pemantauan Pilkades perlu dilakukan. Terutama pencegahan adanya politik uang,”katanya saat ditemui sejumlah wartawan, Jumat (14/10/2022) petang.

Menurut Yana, pihaknya menyorot soal adanya dugaan praktek politik uang, karena jika dibiarkan bisa menghasilkan manajemen pemerintahan yang korup.

Suyana menyebut, paradigma money politik itu seharunya pemerintah daerah mulai mengurangi. Karena money politik itu tidak akan pernah hilang, dan kenyataanya itu yang terjadi.

Intinya jika kepala desa terpilih tanpa adanya politik uang, maka saat menjabatpun akan amanah. Berbeda dengan kades yang menggunakan money politik.

“Jika tidak ada politik uang, kades terpilih kerjanya bagus dan tidak “golek balen”, mencari kembalian modal saat mencalonkan diri,”tandas Suyana.

Ditambahkan Suyana, keterlibatan uang untuk memenangkan kekuasaan politik dalam pilkades tentuanya akan memberikan banyak dampak negatif.

“Politik uang dapat merusak paradigma bangsa. Maka ia berharap masyarakat jika memilih calon pemimpin harus sesuai hati, jangan karena mendapat uang,”terang Suyana.

PKP sebagaimana tupoksinya siap melakukan pengawasan serta turut menjaga kondusifitas masyarakat.

Suyana HP saat diwawancarai media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]