KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

DED Pintu Tol Bergas Siap Dilelangkan, 2025 Diharapkan Mulai Dibangun

DED Pintu Tol Bergas Siap Dilelangkan, 2025 Diharapkan Mulai Dibangun

DED Pintu Tol Bergas Siap Dilelangkan, 2025 Diharapkan Mulai Dibangun

Ilustrasi Exit Tol, Foto:/IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Detail Engineering Design (DED) pintu tol ruas Semarang-Solo di wilayah Bergas, Kabupaten Semarang sudah diserahkan dari Kementerian PUPR kepada PT Trans Marga Jateng (TMJ). Rencananya akses masuk dan keluar tol itu akan dibangun di jalur Karangjati-Pringapus, tepatnya di Kelurahan Ngempon.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, pihaknya bersama TMJ tengah menyusun kajian, termasuk kesiapan infrastruktur di sekitar exit tol.

“Harapannya 2025 sudah mulai pembangunan,” ujar Ngesti, Senin (8/7/2024).

Ihwal pembangunan itu, Pemerintah Kabupaten Semarang memiliki kewajiban untuk melebarkan jalan umum yang menjadi akses utama dari dan menuju pintu tol. Yakni mulai dari samping Mapolsek Bergas ke arah Pringapus sejauh 1,6 kilometer.

“Dilebarkan supaya mudah untuk simpangan kontainer ataupun mobil-mobil besar, karena lokasinya tak jauh dari kawasan industri,” jelasnya.

Ngesti berharap, hadirnya exit tol baru tersebut bisa mengakomodir kendaraan-kendaraan yang akan mengakses wilayah Bergas, Pringapus, Bandungan dan lainnya. Keberadaan exit tol di sana juga dinilai dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Jadi exit tol Bergas ini di tengah-tengah Ungaran dan Bawen, serta di Bergas dan Pringapus sudah banyak sekali industri.
Termasuk destinasi wisata seperti Bendungan Jragung, lapangan golf.
Kemudian akses menuju Bandungan juga dekat, keluar tol lewat Lemah Abang, naik sedikit sudah sampai,” urainya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro menyampaikan, jalan umum sebagai akses utama keluar dan masuk tol akan dilebarkan 2 meter.

“Existing saat ini 7 meter. Nanti akan dilebarkan 2 meter, yaitu sisi depan Koramil Bergas atau selatan dan sedikit di samping Mapolsek Bergas,” terangnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]