URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Desa Reksosari Jadi Tempat Studi Kabupaten Lain Setelah Sukses Kelola Intenet Desa

Desa Reksosari Jadi Tempat Studi Kabupaten Lain Setelah Sukses Kelola Intenet Desa

Desa Reksosari Jadi Tempat Studi Kabupaten Lain Setelah Sukses Kelola Intenet Desa

featured-img
Sejumlah anggota perangkat desa di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus saat studi tiru di Bumdes Rekso Mandiri, Desa Reksosari, Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (1/9/2021).

RASIKAFM – Hal itu terjadi setelah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rekso Mandiri, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang sukses mengelola jaringan internet desa dengan biaya terjangkau. Belum lama buka, program internet desa yang diberi nama Reksonet ini, sudah memiliki 100 pelanggan.

Program ini pun langsung melejit dan Desa Reksosari menjadi tempat studi tiru. Sejumlah desa dari daerah lain datang ke Desa Reksosari untuk mempelajari program Reksonet. “Hari ini, kami kedatangan tamu dari Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Mereka hendak studi tiru program Reksonet,” kata Kepala Desa Reksosari Agus Muhajir Tontowi, Rabu (1/9/2021).

Dia menjelaskan, Reksonet ini merupakan terobosan warga desa dalam memanfaatkan dan mengelola teknolgi berbasis internet.
Program ini, untuk memfasilitasi warga dalam mengakses jaringan internet dengan biaya murah, yakni Rp100.000 per bulan.

“Program ini dikelola secara profesional oleh BUMDes Reksomandiri. Reksonet menguntungkan bagi warga karena kemudahan mendapat akses internet berbiaya murah,” katanya.

Direktur BUMDes Rekso Mandiri, Wafiqoh Tutitisnasari mengatakan, selama ini, warga kerap mendapatkan kendala jaringan internet karena biaya mahal. Reksonet merupakan solusi bagi warga dalam mengakses internet.

“Dengan berlangganan Reksonet dengan biaya Rp100.000 per bulan, warga bisa mengakses internet secara bebas (unlimited) dengan kekuatan 5 mbps (megabits per second),” terangnya.

Sementara itu, Camat Kaliwungu, Kabupaten Kudus Satria Agus menuturkan, dirinya bersama sejumlah perangkat desa dari enam desa di Kecamatan Kaliwungu datang ke BUMDes Reksosari untuk belajar mengenai pengelolaan Reksonet. Program ini dinilai sangat membantu warga dalam mengakses internet dengan biaya murah.

“Kami tertarik untuk mempelajarinya karena biaya langganan Reksonet sangat terjangkau. Rencananya kami juga akan meniru program ini untuk diterapkan disejumlah desa di Kecamatan Kaliwungu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sekarang internet sudah menjadi semacam kebutuhan. Mulai orang tua hingga anak-anak butuh internet. “Untuk memfasilitasi masyarakat, kami juga akan mengelola jaringan internet seperti yang dilakukan BUMDes Reksosari. Jika ada yang terjangkau, kenapa harus memakai yang mahal,” ucapnya. (rief)

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten...
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.
Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi,...
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026)....
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Minat pria di Kabupaten Semarang mengikuti program Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi terus meningkat hingga kuota layanan gratis tahun 2026 sebanyak delapan akseptor telah terpenuhi. Kepala DP3AKB...
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Polres Salatiga menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tridharma, Kota Salatiga, Senin (29/6/2026), dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Upacara yang dipimpin Kapolres...
Muat Lebih

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target