URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memaparkan bagaimana Smart Mobility menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi menjadi Smart City. Dalam forum Council of Asian Liberals and Democrats (CALD), beliau berbagi pengalaman dan pencapaian Kota Semarang dalam mengoptimalkan sistem transportasi yang telah berjalan sejak 2013

Mbak Google

KABAR RASIKA

Di Hadapan Pejabat Negara Asean, Walikota Semarang Uraikan Progres Pengembangan Smart City

Di Hadapan Pejabat Negara Asean, Walikota Semarang Uraikan Progres Pengembangan Smart City

Di Hadapan Pejabat Negara Asean, Walikota Semarang Uraikan Progres Pengembangan Smart City

featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memaparkan tahapan penting dalam pengembangan Smart City di hadapan pejabat pemerintah dari negara-negara ASEAN. Salah satu pilar utama yang diungkapkan dalam forum Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Ascott Hotel Sudirman Jakarta adalah Smart Mobility.

Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, dengan penuh semangat memulai paparannya dengan menjelaskan proses panjang yang telah dilalui dalam mewujudkan Smart City Kota Semarang. Tahapan ini melibatkan upaya kolaboratif yang berlangsung selama bertahun-tahun hingga mencapai tahap sekarang.

Lebih dari itu, Mbak Ita juga membahas pentingnya Smart Living dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang layak, nyaman, dan efisien bagi warganya.

Salah satu keberhasilan yang diungkapkan adalah sistem transportasi di Kota Semarang yang telah menjadi success story. Dalam konteks Smart City, transportasi memiliki peran penting. Mbak Ita menjelaskan bahwa proses pengembangan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, dimulai pada tahun 2013 dengan MoU bersama Telkom dan melalui berbagai tahapan hingga saat ini. Pada akhirnya, fokus kini adalah memproses dan mengolah konsep Smart Living.

Smart Mobility bertujuan untuk memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan demikian, transportasi menjadi lebih mudah dan mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan yang menjadi kunci kesuksesan Smart City.

Dalam paparannya, Mbak Ita menegaskan bahwa kemudahan transportasi tersebut memberikan manfaat luas, termasuk untuk kegiatan-kegiatan seperti pasar dan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang mendukung perkembangan Kota Semarang.

Kota Semarang menjadi contoh inspiratif bagi negara-negara lain dalam pengelolaan Smart Mobility. Namun, Mbak Ita juga mengakui bahwa masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki dalam pengembangan Smart Mobility di Kota Semarang. Masukan dan sharing session yang dilakukan dengan negara lain menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kualitas Smart Mobility di Kota Semarang.

Dengan adanya sharing session ini, Kota Semarang semakin menjadi acuan dan inspirasi bagi negara-negara lain. Di sisi lain, Kota Semarang juga dapat memperoleh masukan berharga dari pengalaman negara lain guna memperbaiki dan meningkatkan Smart Mobility. Meskipun Kota Semarang masih memiliki kekurangan, peserta forum memberikan apresiasi dan juga mengekspresikan minat untuk mengunjungi Kota Semarang.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum