KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Hendak Tawuran, Sembilan ‘Kreak’ Bersenjata Tajam Diamankan Polisi di Bandungan

Diduga Hendak Tawuran, Sembilan ‘Kreak’ Bersenjata Tajam Diamankan Polisi di Bandungan

Diduga Hendak Tawuran, Sembilan ‘Kreak’ Bersenjata Tajam Diamankan Polisi di Bandungan

Sembilan remaja yang diduga hendak tawuran beserta senjata tajam diamankan personel Polsek Bandungan, Senin (23/9/2024) malam. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sembilan remaja berusia belasan tahun diamankan jajaran Polsek Bandungan, Senin (23/9/2024) pukul 21.00 WIB. Mereka diduga hendak melakukan tawuran di wilayah Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat yang tengah melaksanakan ronda malam wilayah Desa Jetis, Bandungan. Warga yang mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul di salah satu ruko samping Ponpes Al Falah langsung mengamankannya.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kapolsek Bandungan, Iptu Andy Taufan menyampaikan setelah mereka diamankan warga, personel Polsek Bandungan datang ke lokasi dan membawanya ke Mapolsek Bandungan. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka masih berstatus sebagai pelajar SMP.

“Kami juga turut menyita 2 senjata tajam berupa pedang bergerigi sepanjang 75 cm dan pedang sepanjang 60 cm,” kata Andy saat dikonfirmasi pada Selasa (24/9/2024).

Andy menerangkan, saat diamankan warga terdapat 3 remaja yang berhasil kabur. Namun, petugas bisa mengamankannya kembali setelah menggali keterangan dari 6 remaja yang lain. Keenamnya masing-masing adalah BP (15), AF (15), MR (14), MA (15) keempatnya pelajar salah satu MTs dan SMP di Bandungan. Sedangkan AH (14) dan FA (14) masing-masing pelajar MTs di Temanggung dan Sumowono.

“Kami telah berkoordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah untuk penindakan selanjutnya,” ujarnya.

Selanjutnya, kepada para remaja yang diamankan tersebut dilakukan pembinaan. Selain itu, membuat surat pernyataan di hadapan orang tua, pihak sekolah maupun kepala desa tempat tinggal mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Mereka juga kami kenakan wajib lapor seminggu sekali di Polsek Bandungan,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]