URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Empat ruko yang terletak di Jalan Anjasmoro Tengah No. 32 RT 1 RW 6, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat terbakar oleh si jago merah pada Rabu (19/1/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

featured-img

SEMARANG – Empat ruko yang terletak di Jalan Anjasmoro Tengah No. 32 RT 1 RW 6, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat terbakar oleh si jago merah pada Rabu (19/1/2022) sekira pukul 00.15 WIB.

Empat ruko dengan luas 12 × 7 meter yang terbakar itu diantaranya Mie Ayam, Wedang Ronde, Ayam Goreng Yaesyi dan Toko Listrik.

Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo menduga penyebab kejadian tersebut yaitu kompor gas yang lupa dimatikan.

Namun saat ini pihak kepolisian dari Tim Inafis Polrestabes Semarang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Dugaan awal karena kompor lupa dimatikan. Tidak ada kendalan saat proses pemadaman. Namun, ruko dan isinya terbakar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Informasi yang diperoleh, mulanya kebakaran diketahui ketika warga sekitar dari kejauhan melihat kepulan asap di lokasi kejadian.

Dari kepulan asap tersebut, warga sekitar mengira itu hanyalah bakar-bakar sampah yang dilakukan di belakang ruko. Namun, saat dicek, ruko tersebut sudah terbakar.

“Tiga unit armada diterjunkan. Proses pemadaman berlangsung satu jam dan saat kebakaran listrik PLN di putus,” paparnya.

Beruntung dari kejadian tersebut tak menimbulkan korban jiwa dan korban luka-luka. Disisi lain, Trijoto berpesan kepada masyarakat dan pemilik usaha untuk tidak lalai dalam beraktivitas khususnya dalam penggunaan api.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga