KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

Diduga Lupa Matikan Kompor, Empat Ruko Di Anjasmoro Semarang Terbakar

SEMARANG – Empat ruko yang terletak di Jalan Anjasmoro Tengah No. 32 RT 1 RW 6, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat terbakar oleh si jago merah pada Rabu (19/1/2022) sekira pukul 00.15 WIB.

Empat ruko dengan luas 12 × 7 meter yang terbakar itu diantaranya Mie Ayam, Wedang Ronde, Ayam Goreng Yaesyi dan Toko Listrik.

Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo menduga penyebab kejadian tersebut yaitu kompor gas yang lupa dimatikan.

Namun saat ini pihak kepolisian dari Tim Inafis Polrestabes Semarang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Dugaan awal karena kompor lupa dimatikan. Tidak ada kendalan saat proses pemadaman. Namun, ruko dan isinya terbakar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Informasi yang diperoleh, mulanya kebakaran diketahui ketika warga sekitar dari kejauhan melihat kepulan asap di lokasi kejadian.

Dari kepulan asap tersebut, warga sekitar mengira itu hanyalah bakar-bakar sampah yang dilakukan di belakang ruko. Namun, saat dicek, ruko tersebut sudah terbakar.

“Tiga unit armada diterjunkan. Proses pemadaman berlangsung satu jam dan saat kebakaran listrik PLN di putus,” paparnya.

Beruntung dari kejadian tersebut tak menimbulkan korban jiwa dan korban luka-luka. Disisi lain, Trijoto berpesan kepada masyarakat dan pemilik usaha untuk tidak lalai dalam beraktivitas khususnya dalam penggunaan api.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]