KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dirut TMJ: Kecelakaan Tol Banyak Terjadi Dini Hari, Terlena Langgar Kecepatan dan Paksakan Diri Mengemudi

Dirut TMJ: Kecelakaan Tol Banyak Terjadi Dini Hari, Terlena Langgar Kecepatan dan Paksakan Diri Mengemudi

Dirut TMJ: Kecelakaan Tol Banyak Terjadi Dini Hari, Terlena Langgar Kecepatan dan Paksakan Diri Mengemudi

Sejumlah mobil berpelat luar kota antre memasuki Rest Area KM 429 A Ungaran, ruas Tol Semarang-Solo, Selasa (23/12/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — PT Trans Marga Jateng mengingatkan pengguna jalan tol untuk mewaspadai waktu rawan kecelakaan serta menjaga batas kecepatan, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, mengatakan berdasarkan data perusahaan, mayoritas kecelakaan di ruas tol terjadi pada pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Waktu tersebut dinilai rawan karena faktor kelelahan pengemudi.

“Berdasarkan data dari kami, kecelakaan itu kebanyakan terjadi pada pukul 00.00 sampai 06.00. Karena itu kami mohon di waktu-waktu tersebut pengemudi bisa beristirahat dan tidak memaksakan diri berkendara,” ujar Prajudi saat meninjau Rest Area KM 429 A Ungaran, ruas Tol Semarang-Solo, Selasa (23/12/2025).

Selain faktor waktu, Prajudi juga menekankan pentingnya menjaga kecepatan kendaraan, khususnya di ruas tol Salatiga–Boyolali yang memiliki lintasan lurus dan kerap membuat pengemudi terlena.

“Khusus jalur tol dari Salatiga sampai Boyolali, karena trek lurus kadang pengemudi tidak menyadari kecepatan berlebihan. Kami mohon kecepatan bisa dikurangi,” tegasnya.

Mengantisipasi kelelahan pengendara, PT Trans Marga Jateng memastikan seluruh rest area di ruas tol dapat difungsikan. Rest area yang siap digunakan antara lain KM 429 A, KM 439 A, KM 445 B, KM 456 A dan B, serta KM 487 A.

“Kami siapkan seluruh rest area agar bisa dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat,” kata Prajudi.

Ia menjelaskan, secara umum kondisi arus lalu lintas di jalan tol Jawa Tengah hingga saat ini masih terpantau lancar dan tidak terjadi lonjakan signifikan. Puncak kepadatan volume kendaraan terjadi pada Sabtu (20/12/2025).

“Puncak kepadatan kemarin itu sekitar 37 ribu kendaraan ke arah Surabaya dan 23 ribu kendaraan ke arah Semarang. Setelah itu terjadi penurunan,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan kembali menjelang 24 dan 25 Desember 2025, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat perayaan Natal.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim hujan dengan menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan, serta mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]