URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ditengah PPKM Kapolsek Sidorejo Kembali Berikan Paket Sembako Kepada Warga

Ditengah PPKM Kapolsek Sidorejo Kembali Berikan Paket Sembako Kepada Warga

Ditengah PPKM Kapolsek Sidorejo Kembali Berikan Paket Sembako Kepada Warga

featured-img
Kapolsek Sidorejo Tri Widaryanto Saat menyerahkan Paket sembako kepada salah seorang warga

RASIKAFM – Ditengah PPKM darurat di Kota Salatiga, peran Polisi tak hanya melakukan penertiban saja. Polisi juga membantu warga yang terdampak PPKM darurat.

Polisi peduli dengan kondisi masyarakat kecil, membagikan paket sembako di tengah kondisi yang saat ini banyak warga membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup.

Wujud kepedulianya terhadap masyarakat di wilayah hukumnya, untuk kesekian kalinya Kapolsek Sidorejo Polres Salatiga, IPTU Tri Widaryanto SH MH. Bahkan mantan Reskrim polres ini turun langsung ditengah tengah masyarakat menyalurkan bantuan kepada masyarakat

Kapolsek Sidorejo Tri Widaryanto Saat menyerahkan Paket sembako kepada salah seorang warga

“Kegiatan ini dalam rangka turut mensukseskan pemerintah dalam penangganan dan pencegahan wabah pandemi covid19 di kota Salatiga. Selain gencar memberikan himbauan juga kita salurkan bantuan kepada masyarakat,”ungkap Tri Widaryanto

Sementara itu dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/7/2021) sasarannya adalah masyarakat di wilayah Kelurahan Blotongan dan Sidorejo Lor.

“Kegiatan tersebut merupakan partisipasi dari Polres Salatiga guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu di saat pelaksanaan PPKM darurat,”pungkasnya.

Selain Kapolsek Sidorejo, turut serta dalam kegiatan tersebut yakni, Kabagsumda Polres Salatiga Jumaeri SH, Kanitlantas Polsek Sidorejo Yudi Setiawan, SH, dua personel TNI AD dan Perwakilan pengurus Masjid Baitussy Syukur Bintoro, S.Ag.

Sementara, sejumlah masyarakat penerima bantuan menyampaikan terimakasih kepada Polsek Sidorejo. (rief)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga