URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPRD Demak Desak Disdikbud Untuk Segera Buka Sekolah Tatap Muka

DPRD Demak Desak Disdikbud Untuk Segera Buka Sekolah Tatap Muka

DPRD Demak Desak Disdikbud Untuk Segera Buka Sekolah Tatap Muka

featured-img

Pembelajaran Tatap Muka

RASIKAFM – DPRD Demak mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak untuk segera membuka sekolah dengan sistem tatap muka. Setidaknya, bisa dengan sistem blended learning. Yaitu, separuh belajar di ruang kelas dan separuhnya lagi di rumah secara bergiliran.

Wakil Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata menegaskan, sudah saatnya sekolah tatap muka diberlakukan kembali dengan standar protokol kesehatan yang ketat. Berdasarkan aspirasi yang dilakukan di daerah pemilihan, masyarakat mulai resah lantaran anak anak mereka belum bisa belajar tatap muka. Menurutnya, dengan terlalu lama belajar daring, pihaknya khawatir berpengaruh terhadap psikologis anak. Sebab, belajar daring tidak efektif. Untuk itu Pemkab Demak tidak perlu khawatir. Sebab, sekolah tetap memakai standar prokes ketat.

Sementara Kepala Disdikbud Pemkab Demak, Eko Pringgolaksito mengungkapkan, penerapan sistem blended learning yang sedianya diberlakukan Senin (15/3/2021) terpaksa ditunda lagi. Sebab, hingga kini pihaknya masih menunggu dilakukannya analisis dan evaluasi oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Demak.

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved