URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,7 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan rusak. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum menyampaikan hal ini di halaman Kantor DPU, Jalan Hasyim Asyari, Ungaran Barat, pada Jumat pagi, 11 April 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPU Siapkan Rp8,7 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak di Kabupaten Semarang

DPU Siapkan Rp8,7 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak di Kabupaten Semarang

DPU Siapkan Rp8,7 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak di Kabupaten Semarang

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Kepala DPU Valeanto Sukendro menyalami seluruh pegawai DPU Kabupaten Semarang saat halal bihalal yang digelar Jumat (11/4/2025). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Kepala DPU Valeanto Sukendro menyalami seluruh pegawai DPU Kabupaten Semarang saat halal bihalal yang digelar Jumat (11/4/2025). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,7 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan rusak pada tahun 2025.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan Pemkab telah melakukan percepatan perbaikan jalan terutama menjelang dan sesudah arus mudik serta balik Lebaran. Hal ini disampaikan saat memimpin apel bersama di halaman Kantor DPU, Jalan Hasyim Asyari, Bandarjo, Ungaran Barat, Jumat (11/4/2025) pagi.

“Kita berharap ini bisa menjawab keluhan masyarakat. Karena saat ini, sedikit saja ada jalan rusak, langsung jadi viral,” ujar Ngesti dalam sambutannya.

Apel bersama tersebut dirangkaikan dengan acara halal bihalal dan diikuti oleh lebih dari seratus Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi, termasuk DPU, DPMPTSP, BPBD, DP3AKB, Satpol PP, dan Damkar.

Kepala DPU, Valeanto Sukendro, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Suhardi, menjelaskan bahwa pada tahap penetapan awal, pihaknya menerima anggaran sebesar Rp5,7 miliar. Setelah adanya pergeseran anggaran, dana tersebut bertambah Rp3 miliar sehingga total menjadi Rp8,7 miliar.

“Anggaran ini akan digunakan untuk perbaikan jalan, bangunan pelengkap, dan jembatan,” terang Suhardi.

Ia menambahkan, rencananya ada sekitar 80 ruas jalan yang akan diperbaiki, tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Semarang. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Kaliwungu, Bergas termasuk jalan poros desa, Pabelan, dan Sumowono.

Suhardi juga menyebutkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk menentukan prioritas perbaikan.

“Jika tidak ada kendala, pengerjaan akan dimulai pada awal Mei,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved