URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Selama dua tahun terakhir, Kota Salatiga telah meraih beberapa penghargaan. Pertama, Kota Salatiga menempati peringkat ke-9 kategori Pemerintah Kota se-Indonesia dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2023 dari Ombudsman, dengan nilai 95,78. Selain itu, Kota Salatiga juga memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Jawa Tengah dan masuk 10 besar di Indonesia, serta memiliki angka kemiskinan terendah ke-2 di Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Tahun Terakhir, Pemkot Salatiga Panen Penghargaan

Dua Tahun Terakhir, Pemkot Salatiga Panen Penghargaan

Dua Tahun Terakhir, Pemkot Salatiga Panen Penghargaan

AKBP Grace saat mengisi Pelatihan Kepemimpinan Pengawasan (PKP) Polri Gelombang I TA 2024 di Hotel Laras Asri Kota Salatiga,
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Selama dua tahun terakhir, Kota Salatiga telah meraih beberapa penghargaan. Penghargaan yang pertama adalah Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2023 dari Ombudsman, dimana Kota Kota Salatiga menempati peringkat ke-9 kategori Pemerintah Kota se Indonesia dengan nilai 95,78.

Berikutnya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Salatiga tertinggi di Jawa Tengah dan 10 besar di Indonesia, angka kemiskinan terendah ke-2 di Jawa Tengah, sebagai kabupaten atau kota terbaik dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Inovasi Promosi Layanan Perpustakaan Terbaik tahun 2023, serta instansi terbaik ke-2 dalam pemanfaatan Srikandi tingkat Pemerintah Kota tahun 2023.

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengatakan hal itu saat menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawasan (PKP) Polri Gelombang I TA 2024 di Pemkot Salatiga yang dikemas dalam bentuk studi lapangan, di Hotel Laras Asri Kota Salatiga, Senin (29/4/24). Peserta sebanyak 80 orang dengan berbagai profesi dari PUSDIKPIM di hampir seluruh Polda di Indonesia. Adapun locus studi lapangan adalah Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Kesehatan, Diskominfo dan DPMPTSP.

“Saya berharap studi lapangan ini tidak menjadi proses pembelajaran satu arah, melainkan menjadi forum untuk saling diskusi dan saling berbagi. Dengan demikian, Pemkot Salatiga sebagai locus, juga akan mendapatkan input untuk perbaikan yang berkelanjutan. Begitu pula bagi OPD yang menjadi locus di lapangan agar dapat membantu peserta secara maksimal dengan memberikan data dan informasi yang dibutuhkan peserta secara jelas,” tandasnya.

Lebih jauh, Yasip berpesan kepada peserta studi lapangan untuk menikmati wisata kuliner, mengingat Kota Salatiga adalah salah satu kota gastronomi dunia. “Jadi, kalau nanti bapak dan ibu sekalian di sini, pertama kulinernya dulu. Mulai dari pagi sampai malam itu ada semua. Yang heritage itu ada yang namanya tumpang koyor. Oleh-olehnya juga banyak sekali. Kalau bapak dan ibu melihat kota kuliner yang terkenal itu Kota Solo ya. Padahal, kalau dengan sini (Salatiga), lebih banyak sini variasinya. Harganya juga lebih murah,” terang Yasip.

Sementara, Kapusdik Administrasi Limdiklat Polri, Kombes Pol. Ruli Agus Pramoko didampingi Wakapusdik, AKBP. Grace KD Rahakbau mengungkapkan bahwa, peserta pelatihan kepimpinan pengawas Polri angkatan 9 dan 10 tahun anggaran 2024 ini hadir dengan semangat untuk aksi perubahan di daerahnya masing-masing, khususnya di lingkungan Polri. Diakuinya, saat ini perubahan baik di pemerintahan, teknologi dan situasi tidak bisa dibendung dan tidak bisa dilawan. Sebaliknya, harus dirangkul untuk ikut berubah ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved