RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Efisiensi Anggaran Pusat, DPRD Minta RPJMD Kabupaten Semarang Direvisi dan Fokus pada Prioritas Dasar

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menilai kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) harus direspons dengan penyesuaian perencanaan pembangunan daerah. Salah satunya melalui peninjauan kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurut Bondan, revisi RPJMD perlu dilakukan secara bersama antara pihak eksekutif dan legislatif agar target pembangunan tetap realistis di tengah keterbatasan anggaran. Ia menegaskan, perubahan kondisi fiskal tidak bisa diabaikan dan harus diikuti dengan penyesuaian kebijakan pembangunan.

“Dengan adanya pengurangan TKD, mestinya ada perubahan target di RPJMD. Ini harus direview bersama antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya di Ungaran, Rabu (6/5/2026).

Selain itu, DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk menyusun strategi penganggaran yang lebih terarah dengan mengutamakan program prioritas. Program yang dinilai belum mendesak, kata dia, dapat dijadwalkan ulang pada tahun berikutnya.

“Yang utama harus didahulukan. Sementara yang lain bisa dilakukan di tahun-tahun berikutnya. Yang penting realistis,” tegasnya.

Bondan menyebut, sektor pelayanan dasar masih menjadi fokus utama yang perlu mendapat perhatian serius. Di antaranya penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta pembangunan infrastruktur. Ia mengakui capaian di sektor-sektor tersebut sudah berada di atas 50 persen, namun masih memerlukan upaya lebih keras untuk mencapai hasil yang optimal.

“Sudah di atas 50 persen, tetapi untuk mencapai angka yang lebih tinggi perlu kerja keras untuk menggenjot ke sana,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana