RASIKAFM.COM | SALATIGA – Masih adanya antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Layanan Kesehatan yang digelar bersama masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan di Ruang Kaloka, Kantor Setda, Selasa, 26 Mei 2026. Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menegaskan Pemkot Salatiga tengah menyiapkan sistem digital untuk memperbaiki pelayanan rumah sakit.
Menurut Robby, persoalan antrean panjang selama ini menjadi salah satu keluhan paling sering disampaikan masyarakat. Karena itu, digitalisasi layanan dinilai menjadi solusi penting agar pelayanan lebih tertata dan pasien tidak lagi menumpuk dalam waktu bersamaan.
“Rumah sakit pasti ada kekurangan dan kelebihan. Lewat forum ini kami ingin mendengar langsung keluhan masyarakat agar bisa segera dicarikan solusi,” ujar Robby.
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang disiapkan ialah penerapan sistem pendaftaran berbasis aplikasi. Dengan sistem tersebut, pasien dapat datang sesuai jadwal pemeriksaan tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.
“Kalau semua pasien datang bersamaan tentu antreannya panjang. Nantinya pasien datang sesuai jam pelayanan sehingga lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.
Selain sistem antrean, Robby juga menyoroti lamanya waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat keterbatasan informasi ketersediaan ruang rawat inap. Menurutnya, kondisi itu sering memicu ketidaknyamanan bagi pasien maupun keluarga.
Karena itu, Pemkot Salatiga mendorong adanya sistem informasi ruangan yang terintegrasi agar pasien yang membutuhkan perawatan dapat segera memperoleh kamar tanpa harus menunggu berjam-jam di IGD. “Sering ada pasien menunggu lama karena belum tahu kamar kosong di mana. Ini yang harus dibenahi lewat sistem digital,” tegasnya.
Sementara itu, Dirut RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmohko, dr, Ita Rima Rahmawati mengatakan, pihak rumah sakit terus melakukan pembenahan layanan melalui penguatan pelayanan spesialistik, pengembangan sarana prasarana, hingga peningkatan kompetensi SDM. Ia menegaskan, RSUD Salatiga juga terus mendorong digitalisasi pelayanan demi meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.
“Kami berharap forum ini menjadi ruang menerima masukan dan evaluasi agar pelayanan kesehatan di Kota Salatiga semakin berkualitas dan terpercaya,” ujarnya.