URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan empat guru besar baru di Auditorium Prof H Achmadi pada Selasa, 22 Juli 2025, dalam sebuah prosesi unik yang melibatkan arak-arakan menggunakan dokar. Para guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Supardi dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab, Prof. Dr. Achmad Maemun dalam bidang Psikologi Islam, Prof. Dr. Mochlasin dalam bidang Ekonomi Islam, dan Prof. Dr. Abdul Aziz N.P. dalam bidang Manajemen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Empat Guru Besar UIN Salatiga Naik Dokar, apa Maknanya?

Empat Guru Besar UIN Salatiga Naik Dokar, apa Maknanya?

Empat Guru Besar UIN Salatiga Naik Dokar, apa Maknanya?

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan empat guru besar baru di Auditorium Prof H Achmadi pada Selasa, 22 Juli 2025, dalam sebuah prosesi unik yang melibatkan arak-arakan menggunakan dokar. Para guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Supardi dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab, Prof. Dr. Achmad Maemun dalam bidang Psikologi Islam, Prof. Dr. Mochlasin dalam bidang Ekonomi Islam, dan Prof. Dr. Abdul Aziz N.P. dalam bidang Manajemen.
Foto Arief Rasika
Empat guru Besar UIN Salatiga saat Naik Dokar menuju kampus
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga kembali menambah empat guru besar yang dikukuhkan di auditorium Prof H Achmadi Selasa (22/7/2025). Uniknya, para guru besar itu diarak menggunakan dokar bersama keluarga. Dengan kawalan pengaman internal kampus, rombongan bergerak dari masjid Baitus Syukur di Jalan Lingkar Selatan (JLS) menuju auditorium. Sempat memutar bundaran kampus sebelum melanjutkan menuju lokasi.

Empat dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar terdiri dari Prof. Dr. Supardi, S.Ag., M.A. dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab. Prof. Dr. Achmad Maemun, M.Ag. dalam bidang Psikologi Islam. Prof. Dr. Mochlasin, M.Ag. dalam bidang Ekonomi Islam, Prof. Dr. Abdul Aziz N.P., S.Ag., M.M. dalam bidang Manajemen.

Prof. Dr. Mochlasin M.Ag mengatakan sengaja menaiki dokar ke prosesi pengukuhan guru besar sebagai momentum meneguhkan UIN Salatiga sebagai Green Wasathiyah Campus.

“Kita semua harus menjaga lingkungan, dan gerakan ini bagian dari itu. Kita semua harus peduli pada lingkungan. Hari ini juga naik dokar karena ini transportasi yang ramah lingkungan dan juga bagian dari kearifan lokal. Dokar harus kembali diangkat karena termasuk transportasi yang minim polusi,” kata Mochlasin, Selasa (22/7/2025).

Sementara Prof. Dr. Achmad Maimun menyampaikan naik dokar untuk menjalankan visi misi UIN Salatiga. Yakni sebagai Green Wasathiyah Campus. Sehingga perlu untuk kampanye menggunakan kendaraan dengan polusi yang minim.

Ahmad Maemun saat diwawancara Rasika

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga