KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gandeng BNNP Jateng, Lapas Semarang Gelar Assesment Akhir Rehabilitasi Sosial

Gandeng BNNP Jateng, Lapas Semarang Gelar Assesment Akhir Rehabilitasi Sosial

Gandeng BNNP Jateng, Lapas Semarang Gelar Assesment Akhir Rehabilitasi Sosial

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bersama BNNP Jateng melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Penyalahguna Narkotika

RASIKAFM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menyelenggarakan kegiatan assessment akhir kepada peserta Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) penyalahguna Narkotika.

Kalapas Semarang, Supriyanto mengatakan bahwa Lapas Semarang menjadi salah satu satuan kerja yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM untuk melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Penyalahguna Narkotika.

Dia pun menyambut baik kegiatan assessment ini dan berharap kegiatan rehabilitasi yang telah diselenggarakan dapat bermanfaat bagi peserta. Hal itu juga bertujuan untuk menjadikan warga binaan menjadi produktif dan aktif di tengah masyarakat.

Dia menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi sosial pada tahun 2021 ini pada awalnya hanya diikuti oleh 180 orang warga binaan dan sebanyak 178 orang yang mengikuti hingga akhir.

“Dua orang tidak mengikuti hingga akhir dikarenakan sudah bebas asimilasi dirumah,” katanya kepada RASIKAFM,  Jumat (27/8/2021).

Sementara itu, salah satu Assesor BNNP Jateng, dr. Puspita menerangkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan penilaian akhir kepada warga binaan Lapas Semarang.

“Kegiatan rehabilitasi ini untuk mengukur keberhasilan dari program yang diselenggarakan”, jelasnya.

Diketahui, program tersebut sudah dilaksanakan sejak tanggal 25 Agustus dan akan berakhir pada tanggal 26 Agustus 2021. Kegiatan tersebut dilakukan di Aula Kunjungan Lapas Semarang dengan menerapkan Protokol Kesehatan covid-19 yang ketat.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]